Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Usut Baku Tembak di Jaksel, Pengamat Minta Polri Lakukan Penyidikan yang Ilmiah & Akurat

×

Usut Baku Tembak di Jaksel, Pengamat Minta Polri Lakukan Penyidikan yang Ilmiah & Akurat

Sebarkan artikel ini
Stanislaus Riyanta
Stanislaus Riyanta - Pengamat Intelijen dan Keamanan Universitas Indonesia (Dok. Koma.id)

Koma.id, Jakarta – Stanislaus Riyanta, Pengamat Intelijen dan Keamanan Universitas Indonesia (UI), meminta kepolisian melakukan penyildikan berbasis ilmiah untuk mengungkap aksi saling tembak antar anggota Polri di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022).

Seperti yang diberitakan, aksi saling tembak itu melibatkan Brigadir Pol Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dengan rekannya Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo. Akibat kejadian itu Birgadir J dilaporkan meninggal dunia.

Silakan gulirkan ke bawah

“Cara untuk menjadikan kasus ini terang di mata publik adalah dengan melakukan penyidikan secara ilmiah dan menunjukkan bukti-bukti yang akurat, dengan tetap menghargai hak-hak korban,” jelas Stanislaus Selasa (12/7/2022).

Stanislaus menghimbau pihak-pihak lain agar sebaiknya menahan diri untuk tidak membuat spekulasi yang tanpa dasar dan bukti. Percaya dan biarkan Polri melakukan penyidikan hingga tuntas.

“Penyidikan kepolisian dilakukan secara ilmiah, artinya dengan bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” tegas Stanislaus.

Ia menambahkan, peristiwa tersebut tetap harus menjadi pelajaran bagi institusi Korps Bhayangkara itu. Termasuk mengevaluasi prosedur pengamanan di rumah pejabat Polri.

“Terlepas apapun hasil dari penyidikan, maka perlu adanya evaluasi dan perbaikan mekanisme pengawalan dan penjagaan pejabat. Kasus ini harus menjadi pelajaran bagi Polri untuk melakukan perbaikan,” tambahnya

Sebelumnya, Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan bahwa kejadian itu bermula karena dugaan pelecehan terhadap istri Kepala Divisi (Kadiv) Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Brigadir J diduga memasuki ruangan pribadi Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo. Aksi penembakan memang terjadi di dalam ruangan.

“Berdasarkan keterangan dan barang bukti di lapangan, bahwa Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dan melecehkan istri Kadiv Propam dengan todongan senjata,” kata Ramadhan di Jakarta kemarin.Brigadir J merupakan anggota polisi yang diperbantukan di Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. Akibat kejadian itu, dia meninggal dunia karena terkena luka tembak. Insiden tersebut terjadi di Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022).

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.