Koma.id, Pedangdut Dewi Persik melakukan mediasi dengan ketua RT Cilandak Barat 06/ RW 04, Mulkan. Mediasi tersebut perihal penolakan sapi kurban yang ia titipkan ke ketua RT setempat.
Sebelumnya, Ketua RT, Mulkan menyebut bahwa dirinya tidak pernah menolak sapi qurban milik Dewi Persik. Ia bahkan telah menerima sapi tersebut di mesjid tempatnya selama 6 jam.
“Tidak ada penolakan. Sapi (milik Dewi Persik) telah kita terima dan diterima mesjid dari jam 10 (pagi) hingga jam 4 (sore). Apa itu termasuk penolakan? Gak ada penolakan, “Ungkap Mulkan
Mulkan menyebut bahwa tidak ada unsur politik dibalik masalah ini. Ia bahkan tidak mengetahui bahwa sapi tersebut milik Dewi.
” Nggak ada unsur politik, Kalau bahasa saya jin uprit kasih sapi pun sini saya akan potong, lebih lagi kita tidak tau (sapi milik Dewi) itu punya siapa, hanya dibawain terus ijab kabul sama yang ngirim, “Lanjut Mulkan
“Yang bawa ustaz gitu, katanya bu Dewi mau qurban nah saya terima ijab kabul jam 10 (pagi) terus jam 2 (siang) ART nya datang katanya mau ngambil sapi qurbannya lagi. Apa ini bentuk penolakan?, “Ungkapnya
Mulkan merasa sedikit kesal ketika sapi yang akan diambil ingin dititipkan kepadanya.
“Ada orang yang datang (orang Dewi Persik) katanya “pak ini kalau saya titip disini bagaimana?” Saya jawab “saya gak mau, saya akan lepas” lepas disini maksudnya lepas tanggung jawab saya, “Ungkapnya
“Disinikan bukan lembaga penitipan. Siapa yang mau bayar yang jaga? Mesjid ini duitnya gak ngucur aja, “lanjutnya
Sedangkan Dewi persik ditemui pasca media membeberkan kronologi penolakan sapi kurbannya. Menurut Dewi, Sapi tersebut ia beli di Brebes untuk dikurban kan pada Idul Adha 2023 seperti tahun-tahun sebelumnya.
Dewi mengamanahkan sapi tersebut pada ustaz yang kemudian ia minta untuk mendata warga yang akan menerima daging sapi terebut.
“Kan biasanya tahun-tahun sebelumnya gitu, kita nyembelih. Biasanya aku kumpul dengan teman-teman gitu, teman-teman pak Ganjar. Nah kita gak ada sebut nama pak Ganjar, gak ada. Terus kita sampai disana, “Ungkap Dewi
“Pas kita mau ambil sapinya katanya silahkan ambil sapinya, warga kita gak butuh, “Ungkapnya
Menurut Dewi saat membawa hewan kurban tersebut orang-orang nya tidak menyebut nama calon bakal presiden tersebut. Menurut Dewi respon ketua RT sangat tidak mengenakkan.
“Disitu dia bilang, silahkan ambil dagingnya. Warga RT 06/RW 04 sudah banyak dagingnya, gak butuh, “ungkapnya
Mendengar hal tersebut Dewi pun berencana memindahkan hewan kurbannya. Namun pak RT menolak membantu namun justru mengancam.
“Katanya warga tidak butuh daging sapi, jadi kita mau ambil. Tapi tolong naikin ke truk gituloh. Katanya mau bantu tapi bayar 100 juta. Sambil bentak, katanya kalau jam 7 nggak diambil saya lepasin, “Ungkapnya kesal








