Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Headline

Tahun Politik Sebentar Lagi, Persatuan dan Kesatuan Harus di Atas Segalanya

×

Tahun Politik Sebentar Lagi, Persatuan dan Kesatuan Harus di Atas Segalanya

Sebarkan artikel ini
kapolri
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,

Koma.id Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo menyatakan pemilu 2019 menyisakan polarisasi, menciptakan kebencian yang sampai saat ini masih dirasakan. Indonesia yang jaman dulu dikenal sebagai negara yang toleran, yang sangat ramah, saat ini situasinya sangat mengkhawatirkan, salah satunya karena polarisasi.

“Saudara yang tadinya bagian dari keluarga kemudian tidak saling menyapa, tetangga dengan tetangga yang biasanya menjalin hubungan silaturahmi, saat ini bertemu berpaling muka,” kata Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri acara launching ‘Rumah Kebangsaan’ di Jalan Hang Lekir, Jakarta Selatan, Senin (27/6/2022).

Silakan gulirkan ke bawah

“Apakah kita mau biarkan seperti itu? 2024, tahun politik sebentar lagi, kita sudah merasakan bahwa dampak dari polarisasi, berakibat perpecahan dari kesatuan, tentunya seluruh teman teman cipayung plus yang kemudian melihat ini sebagai suatu potensi ancaman bahwa kalau 2024 polarisasi, perpecahan ini tetap terjadi, maka ini adalah ancaman nyata yang akan terjadi. Apakah kita mau mencari pemimpin nasional atau justru sebaliknya kita siap-siap untuk masuk ke lubang kehancuran karena perpecahan” katanya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara launching ‘Rumah Kebangsaan’ yang digagas kelompok Cipayung Plus

Secara tegas Kapolri pun minta pada Cipayung Plus untuk terus mengingatkan pada seluruh elemen bangsa, pada seluruh pemuda, pada seluruh masyarakat bahwa persatuan dan kesatuan harus berada di atas segalanya. Ditegaskan Kapolri, memilih pemimpin nasional harus dengan cara-cara yang baik, adu program dengan masyarakat, kemudian percaya dengan memilih orang tersebut.

“Jangan benturkan masyarakat kita hanya untuk kepentingan elit tertentu. Jadi ini adalah tugas rekan-rekan semua untuk mengawal itu semua, mengingatkan persatuan dan kesatuan di atas segalanya kalo kita ingin indonesia ini betul-betul bisa menjalankan visi kita menuju indonesia emas tahun 2045,” ungkapnya.

“Sama sama kita jaga, bangun forum-forum grup diskusi, selalu sampaikan masalah persatuan dan kesatuan, ideologi pancasila, semboyan bhineka tunggal ika. Tentunya ini sudah dipirkan jau-jauh di masa lalu oleh pendiri bangsa kita,” katanya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.