Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Hukum

Penampakan Wajah Mami Linda, Mami Diskotek yang Nekat Bisnis Sabu dengan Irjen Teddy Minahasa

×

Penampakan Wajah Mami Linda, Mami Diskotek yang Nekat Bisnis Sabu dengan Irjen Teddy Minahasa

Sebarkan artikel ini
teddy-minahasa-jadi-ketum-harley-davidson-club-indonesia
Teddy Minahasa. (Detik.com)

Koma.id – Sosok Mami Linda alias Anita akhirnya terungkap atas kejahatannya melakukan bisnis narkoba jenis sabu dengan Irjen Teddy Minahasa.

Berdasarkan bukti yang ada, Mami Linda ini pula yang membeli 5 kg sabu dari AKBP Dody Prawiranegara yang mendapat perintah dari Irjen Teddy Minahasa.

Silakan gulirkan ke bawah

Dari mantan Kapolres Bukittinggi itu, barulah terungkap peran Irjen Teddy Minahasa bisnis sabu tersebut.

Sabu itu merupakan barang bukti sabu yang disisihkan dari total 41,4 kg dan tidak ikut dimusnahkan.

Untuk membeli sabu barbuk itu, Linda menebusnya dengan uang dolar Singapura yang jika dirupiahkan mencapai Rp300 juta.

Sosok Linda itu sendiri dikenal dengan sebutan Mami Linda.

Dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya pada Jumat (14/10/202) malam, polisi menghadirkan para tersangka.

Mami Linda
Mami Linda (Dok Istimewa)

Salah satu di antaranya adalah seorang wanita.

Mereka ikut dihadirkan di depan awak media tapi tidak cukup lama.

Saat itu, Linda bersama tersangka lainnya sudah mengenakan baju oranye.

Mami Linda memakai kacamata. Rambutnya panjang. Ia berdiri di belakang Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

Berdasarkan informasi, Mami Linda ditangkap saat akan menjual sabu kepada anggota Polri berpangkat Kompol.

Polisi dimaksud disebut berdinas di Polsek Tanjung Priok. Penyidik kemudian menginterogadi Mami Linda.

Berdasarkan pengakuan wanita pengusaha diskotik di Jakarta itu, mengaku mendapatkan sabu dari AKBP Dody Prawiranegara.

Diketahui, AKBP Dody Prawiranegara adalah mantan Kapolres Bukittinggi.

Berdasarkan keterangan Linda itulah polisi lalu menangkap AKBP Dodi Prawiranegara.

Dari AKBP Dody, polisi lalu menangkap Irjen Teddy Minahasa.

“Berdasarkan keterangan dari saudara AKBP D, itu (mengambil sabu barbuk) perintah dari bapak TM,” ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa.

Mukti menyebut, sabu itu merupakan barang bukti dari total 41,4 sabu yang akan dimusnahkan.

Untuk menghilangnkan jejak, AKBP Dody mengganti 5 kg sabu barbuk itu dengan tawas.

“(Sabu) Diambil 5 kilogram. Dia ganti dengan tawas,” ungkap Mukti.

Dalam kasus ini, anak buah Irjen Fadil Imran itu menyita 3,3 kg sabu. Sementara 1,7 kg lainnya sudah diedarkan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.