Koma.id– Ketua PBNU Bidang Pendidikan dan Hukum, Prof. Moh. Mukri, menyerukan seluruh warga Nahdliyin untuk tetap tenang dan menahan diri dalam merespons kisruh internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Dia mendorong agar masyarakat memperbanyak doa agar situasi ini dapat diselesaikan dengan baik. Seruan itu disampaikan di tengah ketegangan internal menyusul keputusan pemberhentian Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Secara terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, Imron Rosyadi Hamid (Gus Imron), menegaskan bahwa keputusan Syuriah PBNU memberhentikan Gus Yahya adalah final dan mengikat.
Pemberhentian tersebut tercantum dalam Hasil Keputusan Rapat Harian Syuriah PBNU pada 20 November 2025, dan telah ditindaklanjuti dengan surat edaran resmi. Surat itu menyatakan bahwa mulai 26 November 2025 pukul 00.45 WIB, Gus Yahya secara resmi tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.








