Koma.id– Para partai politik mulai memanaskan mesin parpolnya masing-masing menjelang Pemilu 2024. Tampak beberapa waktu lalu Partai NasDem, Partai Demokrat hingga PKS menunjukkan gestur politik bakal berkoalisi di Pilpres 2024.
Seakan tak mau kalah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, sekaligus Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga bertemu dengan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Meski pertemuan kedua petinggi parpol secara empat mata di Kantor Kemenko Perekonomian, pada Senin (19/9/2022) itu ditekankan bukan soal rencana koalisi tetapi seputar isu-isu global dan tantangan yang sedang dihadapi dunia, juga berbagai dinamika permasalahan nasional.
PBNU Masa Khidmah 2021–2026 Resmi Demisioner
Namun, dari perspektif politik publik memaknainya berbeda, yakni mengarah ke rencana membangun koalisi Pilpres 2024.
Di samping itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, mengatakan bakal bertemu dengan Prabowo Subianto di Pondok Pesantren API ASRI, Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (23/9/2022) malam ini.
“Malam ini saya akan ke Ponpes Tegalrejo. Di sana ada tamu Pak Prabowo,” kata Cak Imin.
Pertemuan Cak Imin-Prabowo itu sudah direncanakan sebelumnya dengan menentukan lokasi yang cocok bagi kedua pihak agar secara intensif membahas perkembangan koalisi.
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Puan Maharani mewakili partai berlambang banteng gemuk itu juga masih melakukan safari politik ke semua parpol.
Meskipun demikian, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sempat mengungkapkan partainya sedang mempertimbangkan mengusung sendiri pasangan capres dan cawapres. Pasalnya, PDIP memenuhi presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen kursi di DPR.














