Jakarta — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai gelar griya Idulfitri yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka. Momen ini menjadi perhatian publik karena dihadiri sejumlah tokoh nasional lintas generasi kepemimpinan.
Tampak hadir Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, serta Presiden ke-7 Joko Widodo. Kehadiran mereka dalam satu forum silaturahmi mencerminkan kesinambungan kepemimpinan nasional yang tetap terjalin dalam suasana kekeluargaan.
Puan Tegaskan Siap Temui Peserta Demo di DPR
Tak hanya para mantan dan pejabat tinggi negara, gelar griya tersebut juga dihadiri oleh pimpinan lembaga negara serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih. Mereka tampak berbaur tanpa sekat, bersilaturahmi langsung dengan Presiden Prabowo dalam nuansa Idulfitri yang sarat kebersamaan.
Presiden Prabowo menyambut para tamu di Istana Merdeka dengan didampingi putranya, Didit Hediprasetyo. Ia terlihat berjabat tangan dan berbincang santai dengan para undangan, menciptakan suasana cair dan penuh kehangatan di hari kemenangan.
Menariknya, kehadiran para pejabat negara dalam gelar griya ini tidak bersifat wajib. Presiden Prabowo sebelumnya telah mengarahkan agar acara tersebut berlangsung secara terbuka tanpa kewajiban formal, sehingga kehadiran para tokoh sepenuhnya didasari niat pribadi untuk bersilaturahmi.
Kebijakan ini justru memperkuat makna pertemuan, menjadikan gelar griya sebagai ruang temu yang tulus untuk mempererat hubungan antarpemimpin bangsa. Di tengah dinamika politik nasional, momen ini dinilai sebagai simbol harmoni dan persatuan yang terus dijaga lintas generasi kepemimpinan Indonesia.













