Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Megawati Perintahkan Kader PDIP Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto

×

Megawati Perintahkan Kader PDIP Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto

Sebarkan artikel ini
Megawati Perintahkan Kader PDIP Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. (Foto: Koma.id / Andry Novelino)

Koma.id Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri secara tegas memerintahkan para kadernya untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal tersebut ia sampaikan Dalam acara Bimbingan Teknis atau Bimtek PDI-Perjuangan di Nusa Dua, Badung, Bali (31/7).

Perintah Megawati agar kadernya mendukung pemerintahan Prabowo Subianto ini dikonfirmasi oleh Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus.

Silakan gulirkan ke bawah

“Sembari juga memastikan bahwa kita punya cukup banyak gagasan dalam rangka menjaga dan mendukung pemerintah agar betul-betul ada pada rel yang seharusnya,” jelas Deddy.

Menurut Deddy, dukungan yang diberikan itu bagi upaya-upaya positif yang dilakukan oleh pemerintah dalam menjaga negara, bangsa, dan rakyat, agar mampu melalui kondisi yang belum baik saat ini.

Ia mengatakan upaya-upaya yang perlu didukung diantaranya untuk mengatasi kondisi fiskal yang sangat tidak stabil, pemasukan negara yang berkurang, tantangan pembayaran utang luar negeri, hingga tantangan geopolitik, ekonomi global.

Secara umum ia mengatakan bahwa Megawati ingin supaya partai berlambang kepala banteng itu tetap solid secara organisasi dengan memiliki frekuensi yang sama. Untuk itu, lanjutnya, Megawati meminta kepada para kadernya untuk turun ke masyarakat agar mengetahui persoalan-persoalan murni yang dialami masyarakat.

Menurutnya, Megawati selalu berpesan bahwa partai politik adalah tiang utama dari pemerintahan. Dengan landasan undang-undang yang ada, ia mengatakan bahwa partai politik harus solid untuk bisa berperan dengan baik.

“Sudah tentu kita sebagai partai terutama anggota legislatif kita, sebagai bagian dari negara ini tentu harus berpikir menyatukan frekuensi. Selain itu kita juga menggunakan kesempatan itu untuk menemukan inovasi-inovasi baru,” pungkas Anggota Komisi II DPR RI itu.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.