Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKeamananNasional

KPI Desak Jenazah Penjaga Rumah Febrie Segera Diautopsi

×

KPI Desak Jenazah Penjaga Rumah Febrie Segera Diautopsi

Sebarkan artikel ini
Pitra ke Rismon Sianipar: Hanya yang Berjiwa Penjahat yang Membenci Polisi

Koma.id– Kematian Sutrimo, penjaga rumah mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah, masih menyisakan tanda tanya sehingga Kongres Pemuda Indonesia (KPI) mendesak Polri segera melakukan ekshumasi dan autopsi untuk memastikan penyebab kematiannya secara ilmiah.

Pengacara KPI, Pitra Romadoni, kemudian menyampaikan aduan ke Bareskrim Polri pada Jumat (7/8/2026) karena menilai terdapat kejanggalan dan belum ada kepastian mengenai penyebab kematian Sutrimo yang meninggal pada 23 Juli 2026.

Silakan gulirkan ke bawah

“Kami kira dengan adanya laporan pengaduan dari Kongres Pemuda Indonesia, Polri memiliki kewenangan untuk melakukan ekshumasi dan autopsi,” ujar Pitra kepada wartawan, Jumat (7/8/2026).

Menurut Pitra, pemeriksaan forensik melalui metode scientific crime investigation penting dilakukan untuk menghentikan berbagai spekulasi yang beredar di masyarakat, termasuk isu dugaan racun maupun penyakit tertentu.

Ia menyebut waktu pemeriksaan jenazah semakin terbatas karena ekshumasi untuk kepentingan autopsi idealnya dilakukan dalam jangka waktu tertentu setelah pemakaman.

KPI juga membawa sejumlah dokumen sebagai bukti pendukung dan meminta kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut sesuai ketentuan KUHAP yang disebut Pitra mengatur kewajiban penyidikan setelah adanya pengaduan masyarakat.

“Ini tanda tanya besar di tengah masyarakat, bisa lihat di Tiktok, IG dan lainnya, jadi ini harus dibuktikan melalui Scientific Crime Investigation, artinya biar terputus spekulasi (liar) di tengah masyarakat. Banyak anggapan macam-macam yah, ada yang bilang diracun, jangan-jangan itu ada potasium, jangan-jangan itu ada penyakit lambung, macam-macam lagi. Guna mematahkan (menepis isu liar) itu semua, maka kita laporkan agar ini diungkap penyebabnya apa,” katanya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.