Koma.id– Peristiwa mencengangkan terjadi ketika anggota TNI yang diketahui sebagai Danramil Muara Teweh, mendadak mencopot baliho Ganjar Pranowo. Kejadian ini dengan cepat menyebar di media sosial, menyebabkan kehebohan dan perdebatan sengit di masyarakat.
Dilansir oleh berbagai media, baliho Ganjar Pranowo, yang merupakan calon presiden potensial pada Pemilu 2024, diturunkan atas perintah Dandim Barito Utara.
Aksi tersebut menimbulkan kecaman dari para relawan Ganjar, salah satunya
Ketua Umum Ganjarian, Guntur Romli.
Ia menganggap pencopotan tersebut sebagai tindakan berpotensi menciptakan persepsi negatif.
“Saya nggak tahu alasan pencopotan itu. Tapi yang mencurigakan kenapa pihak TNI yang mencopot? Apa urusannya TNI dengan baliho?” ujar Guntur Romli, dikutip.
Kontroversi semakin bertambah panas ketika banyak pihak mengingatkan tentang pentingnya netralitas TNI dalam konteks politik. Sebagai institusi yang mengemban tugas menjaga keamanan dan pertahanan negara, TNI diharapkan untuk tetap netral dalam proses politik.
Menanggapi itu, Kepala Pusat Penerangan TNI, Laksma Julius Widjojono, angkat suara terkait peristiwa itu. Ia tegaskan bahwa tindakan pencopotan tersebut untuk menjaga netralitas TNI dalam Pemilu 2024, mengingat lokasi baliho Ganjar berada di lahan milik TNI.
Jadi aksi ini bukanlah upaya untuk mempengaruhi preferensi politik masyarakat, melainkan sebagai tindakan untuk menjaga netralitas dan kepentingan TNI.
“Pencopotan banner foto Balon Capres Ganjar Pranowo di lahan Makodim 1013/Mtw pada Sabtu 15 Juli 2023 adalah demi menjaga netralitas TNI dalam Pemilu tahun 2024,” ujarnya dikutip.
Julius menjelaskan, pencopotan baliho tersebut berawal dari permohonan izin pemasangan banner untuk kegiatan festival musik oleh Ahmad Gunadi, putra Bupati Barito Utara.
Yakni adanya baliho dengan foto Bacapres Ganjar Pranowo terpasang persis di sebelah banner kegiatan festival musik.
Setelah melihat foto tersebut, Edi langsung memerintahkan Pasilog berkoordinasi dengan Satpol PP dan Panwaslu Kabupaten Barito Utara mencopot baliho tersebut.








