Koma.id– Pengamat politik, Emrus Sihombing menyoroti Denny Indrayana, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham), yang semakin meningkatkan retorika kontroversialnya terkait cawe-cawe Presiden Jokowi dalam Pilpres 2024.
Emrus menghimbau agar Denny tidak terlalu tendensius dalam pernyataannya tersebut, mengingat reputasi akademiknya bisa tergerus. Selain itu, Emrus juga mengusulkan jika mau terus bergelut menjadi politikus sebaiknya Denny mempertimbangkan untuk maju menjadi Ketua Umum Partai Demokrat.
“Atau sebaiknya Denny menjadi Ketua Umum dari salah satu partai yang didukungnya,” kata Emrus, Senin (6/5/2023.
PBNU Masa Khidmah 2021–2026 Resmi Demisioner
Pernyataan Emrus ini muncul sebagai tanggapan atas pernyataan Denny yang semakin menguat bahwa dua menteri dari Partai Nasdem menjadi target serangan selanjutnya.
Namun, Emrus menekankan bahwa tindakan hukum hanya dapat dilakukan jika terdapat bukti yang valid terkait dugaan tindak pidana narkoba dan korupsi yang dilakukan oleh kedua menteri tersebut. Emrus menggarisbawahi pentingnya kesetaraan di hadapan hukum, di mana siapapun, termasuk para menteri, harus diperlakukan sama dan tunduk pada konstitusi.
Emrus juga menegaskan bahwa setiap individu yang terlibat dalam dunia politik dan menjabat posisi publik, termasuk menteri yang sedang menjabat, harus memastikan bahwa dirinya tidak terlibat dalam penyimpangan terhadap hukum yang berlaku.
“Lain halnya, jika cukup bukti yang valid untuk diproses hukum terhadap dugaan tindak pidana narkoba dan korupsi yang boleh jadi dilakukan dua menteri itu,” tutupnya.








