Koma.id– Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) mencatat angka penyerangan sepanjang tahun 2023, di mana Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) telah melakukan 199 aksi penyerangan di wilayah Papua. Data yang diumumkan ini menunjukkan bahwa sebanyak 146 orang menjadi korban akibat gelombang kekerasan yang terus meningkat akibat ulah KKB.
Menurut rincian data aksi penyerangan tersebut, 40 di antaranya berupa aksi penembakan, 20 kasus melibatkan kontak tembak, dan 136 kasus lainnya yang mencakup berbagai metode kekerasan. Aksi penyerangan KKB ini tidak hanya terfokus pada satu wilayah, melainkan merambah ke beberapa kabupaten di Papua.
Kabupaten Puncak menjadi salah satu wilayah paling terpukul dengan 42 kasus penyerangan, diikuti oleh Kabupaten Yahukimo dengan 36 kasus, Kabupaten Intan Jaya 31 kasus, Kabupaten Pegubin 27 kasus, dan Kabupaten Nduga 19 kasus.
Sementara itu, aparat gabungan TNI dan Polri yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan (Kogasgab) Papua Barat tak tinggal diam. Mereka tengah giat memburu KKB yang baru-baru ini melancarkan serangan di wilayah perbatasan, tepatnya di Boshua Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua. Upaya keras dilakukan untuk meredam aksi kekerasan dan memastikan keamanan di daerah tersebut.














