Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahNasional

KAI Hentikan Perjalanan Kereta Api Usai Gempa Magnitudo 5,3 di Pangandaran

×

KAI Hentikan Perjalanan Kereta Api Usai Gempa Magnitudo 5,3 di Pangandaran

Sebarkan artikel ini
Kai Hentikan Perjalanan Kereta Api Usai Gempa Magnitudo 53 Di Pangandaran

Koma.id | Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menghentikan sementara perjalanan sejumlah kereta api di wilayah operasionalnya setelah gempa berkekuatan Magnitudo 5,3 mengguncang Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026) pukul 21.55 WIB.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan langkah penghentian sementara merupakan bagian dari Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan.

Silakan gulirkan ke bawah

“Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Begitu menerima informasi terjadinya gempa, kami langsung menerapkan prosedur keselamatan dengan menghentikan sementara perjalanan kereta api,” ujarnya.

Getaran gempa dirasakan di hampir seluruh wilayah operasional Daop 2 Bandung, terutama lintasan:

Berdasarkan data BMKG, gempa berpusat di 79 km barat daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 18 km.

Sesaat setelah gempa, Pusat Pengendali Operasi Kereta Api (Pusdalopka) Daop 2 Bandung memerintahkan seluruh perjalanan berhenti di stasiun terdekat maupun di petak jalan. Petugas prasarana kemudian dikerahkan untuk memeriksa jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, serta infrastruktur pendukung lain.

“Pemeriksaan menyeluruh dilakukan sebelum perjalanan kereta api kembali diizinkan beroperasi,” kata Kuswardojo.

Beberapa perjalanan kereta api terpaksa berhenti, di antaranya:

  • KA (306) Parcel Selatan di Stasiun Banjar
  • KA (300) Cikuray di Stasiun Leles
  • KA (292) Kutojaya Selatan di petak jalan Cibatu–Warungbandrek KM 217+900
  • KA (72) Mutiara Selatan di petak jalan Cipeundeuy–Cirahayu KM 237+000
  • KA (350) Commuter Line Garut di Stasiun Wanaraja
  • KA (PLB 80B) Lodaya di petak jalan Manonjaya–Ciamis KM 289+200
  • KA (PLB 287A) Serayu di Stasiun Cipeundeuy

Kuswardojo menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan. “Kami memahami adanya potensi keterlambatan yang dialami pelanggan. Namun langkah ini harus kami lakukan demi memastikan seluruh perjalanan berlangsung dengan selamat, aman, dan nyaman,” ujarnya.

KAI Daop 2 Bandung memastikan akan terus memantau kondisi lapangan dan memberikan pembaruan informasi melalui kanal resmi. Pelanggan diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari petugas maupun informasi resmi KAI.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.