Koma.id – Belakangan ini santer pemberitaan terkait 100 orang oknum yang diduga TNI menyerang Mapolres Jeneponto, di Jl Pelita, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada kamis (27/04/2023) dini hari.
Kabag ops Polres Jeneponto Sulawesi Selatan Kompol Abdul Halim meminta maaf terkait rilis atau baket informasi 100 orang oknum anggota TNI yang diduga menyerang Mapolres Jeneponto pada kamis dini hari lalu, yang ternyata diketahui yang menyerang adalah sekelompok orang tak dikenal (OTK).
Sebelumnya Mako Polres Jeneponto Sulsel diserang sekelompok orang tak dikenal atau OTK, akibatnya kantor ruang Propam Polres Jeneponto rusak terkena lemparan batu dan jendela masjid Asy Surthi Polres Jeneponto juga pecah terkena lemparan batu.
Atas insiden tersebut beredar laporan baket atau rilis dari ops Polres Jeneponto yang menyebut penyerang berjumlah 100 orang yang diduga oknum TNI.
Atas beredarnya laporan tersebut Kabag ops Polres Jeneponto Lompol Abdul Halim meminta maaf terkait informasi 100 oknum anggota TNI menyerang Mapolres Jeneponto.
Kapolri Hadiri Silaturahmi Akbar Bersama 6.500 Eks Anggota Jama’ah Islamiyah Peringati 81 RI
kompol abdul halim menjelaskan bahwa laporan tersebut dibuat bersifat internal dan dialamatkan ke Polda Sulsel, namun laporan tersebut diduga bocor dan dimuat di media.
sot// kompol abdul halim// kabag ops polres jeneponto///
Kompol Abdul Halim meluruskan bahwa penyerangan pada kamis dini hari tersebut adalah dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal atau OTK.
Kasus penyerangan Mapolres Jeneponto Sulawesi Selatan kini ditangani Polda Sulsel dan masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak Polda Sulsel.








