Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Ikut Melawan dengan Senjata Tradisional, Rakyat Papua Tunjukkan Kebencian terhadap KKB

×

Ikut Melawan dengan Senjata Tradisional, Rakyat Papua Tunjukkan Kebencian terhadap KKB

Sebarkan artikel ini
warga intan jaya usir KKB

Koma.id – Keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tak bisa direpresentasikan sebagai penduduk Papua secara umum. Begitu juga sebaliknya, penduduk Papua juga bukanlah gerombolan KKB.

Kebencian penduduk tanah Papua terhadap gerombolan KKB terlihat jelas saat perlawanan yang terjadi di Bilogai Intan Jaya. Penduduk Papua yang sudah lama gerah dengan aksi brutal yang kerap dilakukan gerombolan KKB terhadap warga setempat, nekat angkat senjata.

Silakan gulirkan ke bawah

Dengan menenteng anak panah, penduduk di daerah tersebut memberikan perlawanan kepada gerombolan KKB.

Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Kav. Herman Taryaman dalam keterangan persnya membenarkan fenomena yang dilakukan penduduk Papua di Bilogai. Memang warga melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tradisional, seperti panah dan busur.

“KKB selama ini seringkali menjadikan masyarakat sebagai tameng saat melarikan diri dari kejaran anggota TNI-Polri,” ujar Herman Taryaman dilansir dari rakyatbengkulu.com, Selasa 25 April 2023.

Sebelumnya, KKB Papua menggunakan 2 pucuk senjata api laras panjang berupaya menyerang aparat TNI Yonif 305/Tkr saat berada di Kampung Sambili menuju Kampung Kusage, Kabupaten Intan Jaya. Gerombolan KKB Papua juga dilaporkan menyerang dan menembak aparat keamanan Brimob Polri di Kampung Bilogai Kabupaten Intan Jaya.

Dalam operasi penyelamatan Philip Mark Mehrtens, seorang Pilot Susi Air yang disandera KKB sejak 7 Februari 2023 setelah mendaratkan pesawatnya di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, sudah lima prajurit TNI terbaik gugur dalam tugas. Yakni, Pratu Miftahul Arifin, Pratu Ibrahim, Pratu Kurniawan dan Pratu Sukra. Serta, prajurit dari Satgas Yonif R 321/GT, Pratu F yang jasadnya ditemukan belakangan di bawah jurang sedalam 140 mter.

Kelima prajurit TNI tersebut gugur dalam kontak tembak dengan KKB Papua terjadi di Distrik Mugi Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu 15 April 2023.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.