Koma.id – Rencana Presiden Joko Widodo untuk terlibat dalam politik alias cawe-cawe di pemilu 2024 mendatang didukung oleh Jubir Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak. Pasalnya, hal itu juga demi kepentingan negara dan memang tidak melanggar konstitusi.
“Sebagai pemimpin pernyataan beliau kita dukung penuh. Itu membuktikan beliau berpikir tentang Indonesia masa depan setelah kepemimpinan beliau,” katanya dilansir dari merdeka.com, Rabu (31/5).
Dahnil menilai bahwa sikap Jokowi dilakukan guna memastikan warisan selama kepemimpinannya dilanjutkan dengan benar. Dan mungkin, dia menduga, masih ada program yang perlu disempurnakan.
“Saya kira itu watak jamak pemimpin yang baik. Jadi, beliau memang harus cawe-cawe sesuai dengan aturan yang berlaku untuk menjaga bangsa dan negara. Kami salut dengan sikap terang beliau tersebut,” tutupnya.
Sebelumnya, Jokowi mengaku akan cawe-cawe dalam politik demi kepentingan negara. Selama tidak melanggar konstitusi, dia mengklaim, melakukan ini guna memastikan pembangunan tetap berlanjut meski terjadi transisi kepemimpinan.
Jokowi menilai cawe-cawe yang dilakukannya tak menyimpang dari konstitusi. Ia juga mengklaim hal itu dilakukannya agar pembangunan tetap berlanjut meski ada transisi kepemimpinan.
“Cawe-cawe untuk negara, untuk kepentingan nasional. Saya memilih cawe-cawe dalam arti yang positif, masa tidak boleh? Masa tidak boleh berpolitik? Tidak ada konstitusi yang dilanggar. Untuk negara ini, saya bisa cawe-cawe,” kata Jokowi saat menjamu sejumlah pemimpin redaksi media massa di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (29/5).













