Koma.id, Boyolali – Menyambut datangnya bulan Ramadhan 1446 Hijriah, ratusan siswa dan siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Kemusu di Boyolali, Jawa Tengah, antusias mengikuti pawai budaya. Mereka mengenakan berbagai kesenian dan tokoh wayang orang serta membawa poster-poster ajakan untuk berpuasa dan selamat datang Ramadhan.
Keseruan terasa saat ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah se-Kecamatan Kemusu, Boyolali, mengikuti pawai atau kirab budaya dalam rangka menyambut bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi. Dengan membawa berbagai poster bertuliskan ajakan untuk berpuasa dan menyambut bulan Ramadhan, para siswa berjalan kaki dari Desa Genengsari menuju Desa Kemusu yang berjarak sekitar tiga kilometer.
Tidak hanya membawa poster, dalam pawai tersebut para siswa juga mengajak warga untuk menjalankan puasa Ramadhan dengan bernyanyi dan diiringi musik rebana serta drum band. Meskipun lelah karena jarak tempuh yang relatif jauh dan jalan yang naik turun, ratusan siswa tersebut tetap semangat berjalan dan mengikuti kirab. Para siswa juga berharap dapat melaksanakan puasa Ramadhan dengan baik.
Ketua Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKM) Kecamatan Kemusu, Yasit, mengatakan bahwa pawai kirab menyambut bulan suci Ramadhan 2025 Masehi atau 1446 Hijriah diikuti oleh lebih dari 600 peserta.
“Pesertanya dari RA, BA, dan MI se-Kecamatan Kemusu, totalnya 600 hingga 700 siswa, dan ini hanya kelas 5 dan 6 saja,” katanya di sela-sela acara pawai kirab, minggu (23/02/25).

Lebih lanjut, Yasit menjelaskan bahwa kegiatan pawai Ramadhan ini merupakan wujud rasa bahagia dan sukacita menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Selain itu, pawai ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan mengingatkan umat Islam tentang datangnya bulan Ramadhan, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi.
“Untuk rute pawai kirab dimulai dari Desa Genengsari menuju Desa Kemusu yang jaraknya sekitar 3 kilometer, dan semua anak membawa berbagai poster yang isinya ajakan untuk berpuasa,” ujar Yasit.
Yasit berharap kegiatan pawai yang dilaksanakan dapat membuat RA, BA, dan MI berkembang pesat sekaligus untuk menyambut PPDB 2025-2026. Kegiatan ini bisa memberikan semangat terhadap anak-anak, remaja, dan dewasa untuk melaksanakan puasa Ramadhan tahun ini.
Pawai tersebut tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan mengingatkan umat Islam tentang datangnya bulan Ramadhan, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi.









