Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
DaerahNasional

Aksi KNPB 15 Agustus Cederai Semangat Persatuan, Masyarakat Papua Jangan Terprovokasi

×

Aksi KNPB 15 Agustus Cederai Semangat Persatuan, Masyarakat Papua Jangan Terprovokasi

Sebarkan artikel ini
Aksi KNPB 15 Agustus Cederai Semangat Persatuan, Masyarakat Papua Jangan Terprovokasi

Jayapura – Ketua Masyarakat Peduli Papua (MPP) Otis Rio menegaskan bahwa ajakan aksi dan mimbar bebas yang digencarkan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Sentani pada 15 Agustus 2025 berpotensi memecah belah persatuan bangsa dan merusak harmoni sosial di tanah Papua.

Menurutnya, peringatan Perjanjian New York Agreement yang dijadikan momentum oleh KNPB bukanlah semangat konstruktif untuk membangun Papua, melainkan propaganda yang mengandung muatan separatis dan berpotensi menumbuhkan bibit konflik.

Silakan gulirkan ke bawah

“Kita semua harus waspada. Aksi yang mereka klaim sebagai ‘demokratis’ ini sejatinya mengundang potensi kerusuhan dan memperkeruh hubungan antarwarga. Papua butuh damai, bukan provokasi,” tegasnya, hari ini.

Otis mengingatkan bahwa sejarah Papua tidak bisa dipisahkan dari bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang telah diperjuangkan dengan darah dan pengorbanan seluruh rakyat Indonesia. Ia menekankan, upaya memelihara persatuan jauh lebih penting ketimbang membuka luka lama yang justru dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk kepentingan politik sempit.

“Jangan mau diprovokasi dengan narasi yang memutarbalikkan fakta sejarah. Generasi muda Papua harus fokus pada pendidikan, ekonomi, dan pembangunan daerah, bukan menjadi korban propaganda yang hanya menguntungkan segelintir orang,” ujarnya.

MPP juga mengajak aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat sipil di tanah Tabi-Sentani untuk memperkuat koordinasi, menangkal hasutan, dan memastikan situasi tetap kondusif menjelang peringatan HUT RI ke-80.

“Papua adalah bagian dari Indonesia, dan Papua akan maju bersama Indonesia. Mari kita jaga damai, karena dari damai lahir kemajuan,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.