Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Prabowo di Gontor: Pemimpin Harus Berpengetahuan Luas dan Mampu Melihat Ketidakadilan

×

Prabowo di Gontor: Pemimpin Harus Berpengetahuan Luas dan Mampu Melihat Ketidakadilan

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Di Pondok Gontor 1789796602103 169

Koma.id, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyoroti pentingnya pendidikan yang tidak hanya menghasilkan orang berpengetahuan luas, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap persoalan dan ketidakadilan di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara syukuran 100 tahun Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Silakan gulirkan ke bawah

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengulas moto Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor yang menurutnya memiliki kesamaan dengan nilai-nilai yang diajarkan di Akademi Militer Indonesia (Akmil).

Prabowo menyebut salah satu nilai yang ditekankan adalah berbudi tinggi. Menurutnya, nilai tersebut harus diwujudkan melalui kejujuran, keikhlasan, serta sikap antikorupsi.

“Berbudi tinggi, harus berbudi tinggi, jujur, ikhlas, nggak boleh jadi koruptor, jangan berpura-pura berbudi tinggi, pura-pura ikhlas, pura-pura jujur, begitu dikasih kepercayaan jabatan, nyolong,” ujar Prabowo.

Selanjutnya, Prabowo menyinggung pentingnya kesehatan sebagai bagian dari pembentukan sumber daya manusia. Ia mengatakan masyarakat Indonesia harus dapat tumbuh sehat dan terbebas dari persoalan kekurangan gizi.

“Saya bertekad, anak-anak Indonesia dan rakyat Indonesia, karena itu saya ingin anak-anak Indonesia tidak boleh ada yang kurang gizi, tidak boleh berangkat sekolah kelaparan,” katanya.

Prabowo mengatakan komitmen tersebut menjadi bagian dari mandat yang diterimanya dari rakyat. Ia menegaskan keinginannya agar tidak ada masyarakat yang mengalami kelaparan di tengah potensi sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.

“Karena itu, saya menerima mandat dari rakyat Indonesia, saya tidak ingin ada orang lapar di Indonesia, Indonesia yang subur, Indonesia yang begitu banyak kekayaannya, tidak ada yang boleh lapar di bumi Indonesia,” ujarnya.

Prabowo kemudian membahas nilai ketiga dalam moto Gontor, yakni berpengetahuan luas. Menurut dia, pengetahuan menjadi hal penting bagi seorang pemimpin agar tidak mudah dipengaruhi maupun dibohongi pihak lain.

“Berpengetahuan luas, benar, pemimpin Indonesia harus pintar jangan dibohongi orang, jangan dibodohin,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan kritik terhadap orang yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi tetapi menurutnya tidak mampu melihat persoalan ketidakadilan.

“Aku heran kadang profesor tapi nggak bisa melihat ketidakadilan, profesor yang justru malah membela kepentingan orang-orang asing,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam konteks penekanannya mengenai pentingnya perpaduan antara karakter, kesehatan, dan pengetahuan dalam membentuk sumber daya manusia serta pemimpin Indonesia.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.