Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Polhukam

Haidar Alwi: Kepercayaan Publik 82,4 Persen Jadi Kado Terindah Hari Bhayangkara untuk Polri

Views
×

Haidar Alwi: Kepercayaan Publik 82,4 Persen Jadi Kado Terindah Hari Bhayangkara untuk Polri

Sebarkan artikel ini
Kapolri Panic Button Untuk Ojol

KOMA.ID, JAKARTA – Meningkatnya tingkat kepercayaan publik terhadap Polri menjelang Hari Bhayangkara 2026 dinilai menjadi hadiah paling berharga bagi institusi Korps Bhayangkara.

Presiden Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, Haidar Alwi, menyebut capaian tersebut menunjukkan bahwa berbagai upaya reformasi yang dilakukan Polri mulai mendapat pengakuan nyata dari masyarakat.

Silakan gulirkan ke bawah

Berdasarkan hasil Survei Litbang Kompas yang dilakukan pada 9–18 April 2026 terhadap 1.200 responden di 38 provinsi, sebanyak 82,4 persen responden meyakini kinerja Polri akan semakin baik ke depan. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 76,2 persen.

“Kepercayaan publik adalah aset paling berharga bagi sebuah institusi negara. Kewenangan bisa diberikan oleh undang-undang, tetapi kepercayaan hanya diberikan oleh rakyat setelah mereka merasakan perubahan yang nyata,” kata Haidar Alwi dalam keterangannya, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, lonjakan kepercayaan publik tersebut tidak muncul secara instan. Masyarakat menilai langsung kualitas pelayanan, profesionalisme personel, hingga keseriusan Polri dalam melakukan pembenahan internal.

Ia menilai hasil survei tersebut menjadi sinyal bahwa reformasi yang dijalankan Polri telah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Ketika kepercayaan publik mencapai 82,4 persen, itu bukan sekadar angka statistik. Itu adalah bentuk apresiasi masyarakat atas perubahan yang mereka lihat dan rasakan secara langsung,” ujarnya.

Citra dan Pelayanan Polri Dinilai Semakin Meningkat

Tak hanya tingkat kepercayaan, survei Litbang Kompas juga mencatat sejumlah indikator positif lainnya. Citra institusi Polri meningkat menjadi 71,5 persen, sementara tingkat kepuasan terhadap pelayanan kepolisian mencapai 67,6 persen.

Selain itu, masyarakat yang pernah berinteraksi langsung dengan kepolisian memberikan penilaian lebih baik terhadap profesionalisme pelayanan. Sebanyak 80 persen responden juga mengaku fasilitas pelayanan Polri kini semakin nyaman dan ramah bagi masyarakat.

Haidar menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya menilai Polri dari pemberitaan atau persepsi umum, tetapi juga berdasarkan pengalaman langsung ketika berurusan dengan institusi kepolisian.

“Publik melihat perubahan nyata. Polisi semakin terbuka, pelayanan semakin cepat, dan pembenahan internal terus dilakukan. Ini yang kemudian melahirkan optimisme terhadap masa depan Polri,” tuturnya.

Reformasi Harus Terus Berlanjut

Meski demikian, Haidar mengingatkan bahwa tingginya kepercayaan publik bukan alasan untuk berpuas diri. Sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat reformasi di tubuh Polri.

Ia menyoroti masih adanya sejumlah catatan masyarakat terkait perilaku oknum dan praktik yang dinilai belum sesuai harapan publik. Menurutnya, kritik tersebut harus dijadikan bahan evaluasi agar reformasi berjalan lebih maksimal.

“Kepercayaan masyarakat bukan penghargaan yang selesai dirayakan hari ini. Itu adalah amanah yang harus dijaga setiap hari melalui integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang semakin baik,” tegasnya.

Apresiasi untuk Jenderal Listyo Sigit

Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80, Haidar juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas kepemimpinannya dalam mendorong transformasi institusi kepolisian.

Menurut dia, peningkatan kepercayaan publik tidak terlepas dari berbagai langkah pembenahan yang dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan profesionalisme anggota, hingga keberanian melakukan evaluasi internal.

“Saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara kepada seluruh keluarga besar Polri. Kepercayaan publik sebesar 82,4 persen adalah kado terindah dari rakyat Indonesia. Semoga menjadi motivasi untuk terus menghadirkan Polri yang profesional, humanis, dan semakin dicintai masyarakat,” pungkas Haidar Alwi.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.