Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Fernando Emas: Survei Litbang Kompas Menjadi Bukti Bahwa Kepercayaan Publik Dibangun Lewat Pelayanan Nyata Polri

Views
×

Fernando Emas: Survei Litbang Kompas Menjadi Bukti Bahwa Kepercayaan Publik Dibangun Lewat Pelayanan Nyata Polri

Sebarkan artikel ini
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas.
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas.

Koma.id, Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, mengajak masyarakat untuk mengapresiasi hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan meningkatnya tingkat kepercayaan publik terhadap Polri. Menurutnya, capaian tersebut merupakan sinyal positif bahwa pelayanan dan kehadiran Polri di tengah masyarakat mulai dirasakan secara nyata.

Berdasarkan Survei Litbang Kompas, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mencapai 82,4 persen, meningkat dari 76,2 persen pada tahun sebelumnya. Sementara citra kelembagaan Polri juga mengalami kenaikan dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.

Silakan gulirkan ke bawah

“Survei ini bukan sekadar angka. Di balik angka itu ada pengalaman masyarakat ketika mengurus pelayanan kepolisian, melihat polisi hadir mengatur lalu lintas, menangani gangguan keamanan, membantu korban bencana, hingga menjaga ketertiban dalam berbagai kegiatan masyarakat. Semua itu membentuk persepsi publik,” ujar Fernando Emas.

Menurut Fernando, masyarakat perlu memahami bahwa kepercayaan adalah sesuatu yang tidak bisa dibangun hanya melalui pencitraan. Kepercayaan muncul karena adanya pengalaman langsung yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau masyarakat semakin percaya, artinya ada pelayanan yang dirasakan lebih baik. Tentu masih ada kekurangan yang harus diperbaiki, tetapi ketika ada capaian positif yang diakui melalui survei independen, sudah semestinya kita memberikan apresiasi. Apresiasi bukan berarti menutup mata terhadap kritik, melainkan bentuk penghargaan atas kerja keras yang telah dilakukan,” katanya.

Fernando menambahkan bahwa dukungan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan. Menurutnya, keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi merupakan hasil kerja sama antara aparat dan masyarakat.

“Ketika masyarakat memberikan kepercayaan, Polri akan semakin termotivasi untuk meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan kualitas pelayanan. Sebaliknya, masyarakat juga diharapkan terus memberikan masukan yang konstruktif agar institusi ini semakin baik. Kritik dan apresiasi harus berjalan beriringan karena keduanya sama-sama diperlukan untuk membangun institusi yang semakin dipercaya publik,” tutup Fernando Emas.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.