Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Internasional

Menlu Sugiono Serukan BRICS Perkuat Peran Global South dan Tata Kelola AI Dunia

Views
×

Menlu Sugiono Serukan BRICS Perkuat Peran Global South dan Tata Kelola AI Dunia

Sebarkan artikel ini
Brics Foreign Ministers Meeting In New Delhi
Pertemuan para Menteri Luar Negeri dalam BRICS Foreign Ministers Meeting di New Delhi, India.

KOMA.ID, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menyerukan penguatan peran negara-negara berkembang dalam membentuk tatanan global baru saat menghadiri BRICS Foreign Ministers Meeting (FMM) 2026, Rabu (14/5/2026).

Dalam forum tersebut, Sugiono menyampaikan sejumlah pandangan Indonesia terkait ketahanan global, inovasi teknologi, kerja sama multilateral, hingga pembangunan berkelanjutan yang berkeadilan.

Silakan gulirkan ke bawah

Ia menegaskan, BRICS perlu memperkuat arsitektur organisasinya agar mampu meningkatkan konektivitas ekonomi sekaligus menjaga ketahanan pangan dan energi di tengah ketidakpastian global.

Menurut Sugiono, penguatan kerja sama ekonomi antarnegara anggota menjadi faktor penting dalam membangun daya tahan kawasan dan negara-negara Global South menghadapi tekanan ekonomi dunia.

Selain itu, Indonesia juga mendorong BRICS mengambil peran lebih besar dalam mengatasi kesenjangan digital global. Sugiono menilai kelompok BRICS harus ikut membentuk tata kelola teknologi masa depan, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

“BRICS harus membantu menjembatani kesenjangan digital dan ikut membentuk tata kelola global terhadap teknologi baru, termasuk Artificial Intelligence,” ujarnya.

Sugiono menambahkan, BRICS hingga saat ini tetap menjadi wadah penting bagi penguatan multilateralisme yang konstruktif di tengah meningkatnya fragmentasi geopolitik dunia.

Ia juga menekankan bahwa agenda pembangunan berkelanjutan harus tetap mengedepankan prinsip keadilan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh negara, khususnya negara berkembang.

Seiring semakin luasnya keanggotaan BRICS yang kini merepresentasikan lebih banyak negara Global South, Sugiono menyerukan agar forum tersebut semakin memperkuat suara negara-negara berkembang dalam menentukan arah masa depan tatanan global.

Menurutnya, negara berkembang harus memperoleh ruang yang lebih besar dalam pengambilan keputusan internasional, baik di bidang ekonomi, teknologi, maupun tata kelola global lainnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.