Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Puan Maharani Desak Perbaikan Sistem Keselamatan Kereta Api

Views
×

Puan Maharani Desak Perbaikan Sistem Keselamatan Kereta Api

Sebarkan artikel ini
Img 20260429 Wa0002
Ketua DPR RI, Dr. (H.C.) Puan Maharani. (Foto: Koma.id / Andry Novelino)

Koma.id Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani menegaskan perlunya pembenahan serius pada aspek keselamatan perkeretaapian nasional menyusul kecelakaan yang melibatkan kereta jarak jauh dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.

Menurut Puan, insiden tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keselamatan transportasi publik harus menjadi prioritas utama. Ia menilai, tingkat keamanan dalam layanan transportasi massal merupakan indikator penting kepercayaan masyarakat.

Silakan gulirkan ke bawah

“Kecelakaan ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki sistem keselamatan kereta api secara menyeluruh,” ujarnya, dikutip Rabu (29/4/2026).

Puan juga menyoroti masih banyaknya perlintasan sebidang yang dinilai rawan dan minim pengamanan. Kondisi tersebut, menurutnya, kerap menjadi salah satu faktor penyebab berulangnya kecelakaan di jalur kereta api.

Ia meminta pemerintah dan operator transportasi, termasuk PT Kereta Api Indonesia (Persero), untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, baik dari sisi infrastruktur, sistem operasional, maupun pengawasan di lapangan.

Dalam konteks mobilitas perkotaan, Puan menekankan bahwa KRL atau KRL Commuter Line bukan sekadar moda transportasi, melainkan bagian vital dari kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah Jabodetabek.

“Transportasi publik seperti KRL adalah infrastruktur sosial yang menopang aktivitas harian masyarakat, mulai dari bekerja, sekolah, hingga kegiatan ekonomi,” jelasnya.

Lebih lanjut, DPR mendorong adanya peningkatan standar keselamatan, termasuk modernisasi sistem sinyal, penertiban perlintasan liar, serta penguatan edukasi keselamatan bagi masyarakat di sekitar jalur rel.

Puan juga menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga, seperti Kementerian Perhubungan dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), guna memastikan investigasi berjalan transparan dan menghasilkan rekomendasi yang konkret.

Ia berharap hasil evaluasi dari insiden ini dapat menjadi dasar pembenahan jangka panjang, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.