Koma.id– Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa pendaftaran sebagai mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah resmi ditutup karena kuota Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah terpenuhi.
Wakil Ketua BGN Sony Sanjaya mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai oknum yang menawarkan pendaftaran atau menjual titik SPPG dengan meminta biaya tertentu. Ia mengungkapkan pernah menerima informasi mengenai praktik jual beli titik SPPG hingga Rp200 juta.
“Sekarang sistemnya sudah ditutup, oleh karena itu, waspadai orang-orang yang bilang masih bisa daftar karena bisa kita drop langsung. Saya pernah menerima video orang yang menyebarkan informasi titik jual beli itu Rp200 juta,” kata Sony diikuti.
IJTI Kecam Manajemen Apartemen Saladin Depok
BGN menegaskan bahwa jika ditemukan bukti adanya jual beli titik, maka SPPG tersebut akan langsung diturunkan, tidak diverifikasi, dan calon mitra akan diblokir dari sistem mitra.bgn.go.id. Sony juga meminta masyarakat segera melaporkan jika menemukan pihak yang meminta uang dengan iming-iming bisa menjadi mitra MBG.
Selain itu, BGN turut mengingatkan adanya modus lain, seperti pihak yang berpura-pura menjadi korban penipuan setelah membangun dapur untuk meyakinkan proses verifikasi. Menurutnya, jika seseorang enggan menyebutkan pelaku penipuan saat diminta bukti, maka besar kemungkinan hal tersebut hanya modus.
“Kalau ada, laporin dong, saya pengin tahu untuk membedakan modus dan yang benar,” paparnya.







