Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Buruh Kepung Kantor Kemnaker Tolak Impor Ratusan Ribu Pick Up India

Views
×

Buruh Kepung Kantor Kemnaker Tolak Impor Ratusan Ribu Pick Up India

Sebarkan artikel ini
Demo Partai Buruh Soal Impor Mobil India
Massa buruh dari Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Partai Buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta, Rabu (4/3/2026). (Danang Triatmojo/Tribunnews)

Koma.id Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) bersama Partai Buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta, Rabu siang (4/3/2026).

Massa datang dari berbagai wilayah Jabodetabek, Karawang, dan Purwakarta.

Silakan gulirkan ke bawah

Demi mencegah adanya kemacetan di kawasan Jalan Gatot Subroto, massa melangsungkan aksi unjuk rasanya di sisi halaman parkir kendaraan kantor Kemenaker.

Dua mobil komando berpengeras suara nampak terparkir di halaman parkir kantor kementerian.

Bendera – bendera serikat pekerja juga dikibarkan, dan spanduk diikat di bagian pagar yang membatasi area halaman parkir dengan area perkantoran.

Aksi penyampaian pendapat ini hanya berlangsung sebentar. Tak lama setelah orasi dimulai, perwakilan massa diundang masuk oleh Kemenaker untuk mediasi perihal sejumlah tuntutan yang menjadi poin aksi.

Adapun isu yang disampaikan dalam aksi tersebut antara lain menolak impor 105.000 mobil pick up dari India karena berpotensi menghilangkan 10.000 lebih lapangan kerja dan memicu PHK di industri otomotif.

Para buruh juga menuntut pembayaran THR tepat waktu dan pembayarannya tidak dikenakan pajak.

Selain dua isu terkini tersebut, para buruh juga membawa tuntutan lama yakni meminta pemerintah menghapus outsourcing, serta menolak upah murah, mendesak pembahasan dan pengesahan RUU Ketenagakerjaan dan RUU PPRT.

Tak hanya itu, massa buruh juga menyerukan penyetopan perang Iran – AS dan Israel karena dikhawatirkan berdampak pada keterpurukan ekonomi dan potensi PHK di Indonesia.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.