Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Haji

Masa Depan Baru Jemaah Indonesia: Menanti Terowongan “Harapan” di Jantung Kota Mekkah

Views
×

Masa Depan Baru Jemaah Indonesia: Menanti Terowongan “Harapan” di Jantung Kota Mekkah

Sebarkan artikel ini
kakbah
Kakbah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.

Koma.id | Jakarta – Sebuah babak baru tengah menanti jemaah haji asal Indonesia. Rencana pembangunan “Kampung Haji Indonesia” di kawasan Hujun, Mekkah, menghadirkan harapan besar akan pengalaman ibadah yang lebih nyaman dan terukur. Bayangkan, jarak antara tempat beristirahat dan Masjidil Haram hanya dipisahkan oleh sebuah terowongan khusus yang teduh, menghubungkan langsung jemaah dengan pusat ibadah umat Islam.

Proyek ambisius ini digadang-gadang akan menjadi solusi atas tantangan klasik yakni jarak hotel yang jauh, kemacetan kota Mekkah, hingga risiko jemaah tersesat di lorong-lorong sempit.

Silakan gulirkan ke bawah

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebutkan, lahan seluas hampir 60 hektar telah disiapkan, berjarak sekitar 1–3 kilometer dari Ka’bah, dengan akses terowongan dan jembatan penghubung menuju Masjidil Haram.

“Kita sudah mendapatkan lahan yang cukup luas ya, itu mungkin hampir sekitar 60 hektar nanti, antara 1 sampai 3 kilometer dari Ka’bah, tapi nanti akan ada terowongan yang menghubungkan Masjidil Haram dengan perkampungan Indonesia itu,” kata Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, Rabu (03/02).

BACA JUGA : Viral Video Askar Menampar Jamaah Umroh, Ustadz Zakaria Ingatkan Pentingnya Taat Aturan

Optimisme juga datang dari kalangan penyelenggara haji dan umrah. Hj. Sri Wahyuningsih menilai, kehadiran pemukiman permanen yang dekat dengan Masjidil Haram akan mengubah peta layanan ibadah secara signifikan.

Hj. Sri Wahyuningsih - Duta Mulia
Hj. Sri Wahyuningsih – Duta Mulia

“Selama ini, tantangan terbesar kami adalah menjaga kondisi fisik jemaah tetap prima meski jarak hotel cukup jauh. Dengan adanya Kampung Haji dan terowongan khusus ini, jemaah bisa lebih fokus pada ibadah inti tanpa kelelahan di perjalanan. Ini hadiah terindah bagi jemaah Indonesia,” ujarnya dalam podcast bersama jurnalis Aan Dwi Puantoro di Jakarta. Minggu (08/02).

BACA JUGA : Umroh Musim Dingin: Sejuknya Tanah Suci, Hangatnya Spiritualitas Jemaah

Lebih dari sekadar efisiensi jarak, akses khusus ini diyakini akan membawa efisiensi waktu dan keamanan, terutama bagi jemaah lansia. Mobilitas yang lebih terukur akan memudahkan manajemen keberangkatan dari hotel ke Masjidil Haram, tanpa harus bergantung pada bus yang kerap terjebak kemacetan panjang.

Dengan hadirnya Kampung Haji dan terowongan penghubung, wajah perhajian Indonesia diprediksi akan berubah total. Tidak ada lagi cerita jemaah tersesat atau menunggu berjam-jam di tengah keramaian. Sebaliknya, pengalaman ibadah akan lebih intim, terarah, dan penuh ketenangan, sebuah masa depan baru yang kini tengah dinanti jutaan jemaah dari Tanah Air.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.