Koma.id — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto merespons pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep yang menargetkan Jawa Tengah menjadi “kandang gajah” pada Pemilu 2029 mendatang. Hasto menegaskan, arah dukungan politik masyarakat belum bisa dipastikan karena kontestasi pemilu sepenuhnya berada di tangan rakyat.
“Pemilu belum berlangsung. Semua kembali kepada rakyat,” ujar Hasto saat ditemui di sela peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan.
Sekarang Pejabat Gemar Bohong, Prof Romli Sampai Singgung Lebih Baik Ustadz Jadi Presiden
Hasto menyatakan, alih-alih sibuk menanggapi klaim politik pihak lain, PDI Perjuangan saat ini memilih fokus melakukan pembenahan internal. Momentum HUT partai, kata dia, dimanfaatkan sebagai ruang kritik dan otokritik untuk memperkuat ideologi, soliditas, dan kesiapan organisasi menghadapi dinamika politik ke depan.
Fokus Konsolidasi dan Ideologi
Menurut Hasto, PDI Perjuangan tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kerja-kerja partai, baik di tingkat struktural maupun kultural. Ia menyebut penguatan ideologi menjadi fondasi utama agar partai tetap konsisten membela kepentingan rakyat.
“PDI Perjuangan melalui peringatan HUT ke-53 ini melakukan kritik otokritik, memperbaiki ke dalam, mempertajam faksis ideologi,” kata Hasto.
Ia menambahkan, pembenahan internal menjadi penting agar partai tidak terjebak dalam euforia wacana politik jangka panjang yang belum tentu mencerminkan kehendak publik.
Klaim Politik Tak Boleh Abaikan Kerja Nyata
Menanggapi wacana “kandang gajah” yang disampaikan Kaesang, Hasto mengingatkan bahwa dukungan politik tidak bisa dibangun hanya lewat narasi dan target elektoral, melainkan harus melalui kerja nyata di tengah masyarakat.
Ia mencontohkan, dalam situasi bencana yang melanda sejumlah wilayah, PDI Perjuangan mengerahkan seluruh kekuatan partai untuk membantu warga tanpa memandang latar belakang pilihan politik.
“Seperti penanganan bencana. Seluruh kekuatan partai dikerahkan untuk membantu rakyat yang terdampak bencana, tanpa mempertimbangkan pilihan politik masyarakat tersebut,” ujarnya.
Jawa Tengah dan Peta Politik Nasional
Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai salah satu basis kuat PDI Perjuangan dalam berbagai pemilu. Namun Hasto menegaskan, partainya tidak pernah menganggap wilayah mana pun sebagai milik permanen partai tertentu.
Baginya, menjaga kepercayaan publik jauh lebih penting dibandingkan mengklaim daerah sebagai basis politik jangka panjang.
“Rakyatlah yang menentukan,” kata Hasto.
Sebelumnya, Kaesang Pangarep menyatakan optimismenya menjadikan Jawa Tengah sebagai basis kuat PSI pada Pemilu 2029. Pernyataan tersebut memicu beragam respons dari elite politik, termasuk dari PDI Perjuangan yang selama ini memiliki akar historis dan elektoral kuat di provinsi tersebut.












