Koma.id– DPR RI menggelar rapat dengar pendapat bersama Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (12/11/2025) untuk mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penyerapan anggaran tahun 2025.
Rapat yang berlangsung di Gedung DPR RI itu menghadirkan langsung Kepala BGN, Dadan Hindayana, yang memaparkan sejumlah isu strategis, mulai dari anggaran, insentif dapur penyedia MBG, hingga kasus keracunan pangan yang sempat mencuat di beberapa daerah.
Dalam pemaparannya, Dadan mengungkapkan bahwa total kasus keracunan pangan di Indonesia mencapai 411 kasus sepanjang 2025, dan program MBG menyumbang sekitar 48 persen dari angka tersebut, atau sekitar 211 kasus.
Meski mengakui adanya persoalan tersebut, Dadan menegaskan bahwa secara keseluruhan program MBG tetap berjalan baik dan memberikan manfaat besar bagi pemenuhan gizi anak sekolah di seluruh Indonesia.
Ia juga memastikan BGN terus melakukan pengawasan terhadap kualitas bahan pangan dan pengelolaan dapur penyedia MBG agar kejadian serupa tidak terulang.
Dalam rapat itu, DPR juga meminta penjelasan lebih rinci terkait mekanisme pengawasan, distribusi anggaran, serta pemberian insentif bagi penyedia MBG di berbagai daerah yang dinilai belum merata.







