Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Keamanan

Tokoh Masyarakat Yalimo, Yanes Alitnoe Kutuk Keras Segala Bentuk Rasisme

Views
×

Tokoh Masyarakat Yalimo, Yanes Alitnoe Kutuk Keras Segala Bentuk Rasisme

Sebarkan artikel ini
Situasi Yalimo Kondusif Polisi Lanjutkan Penyidikan, Masyarakat Diminta Tenang

Koma.id Kerusuhan yang dipicu dugaan ujaran rasis di SMU Negeri 1 Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, menimbulkan keprihatinan luas.

Sejumlah kios dan rumah warga ikut terbakar setelah insiden tersebut memicu kemarahan masyarakat.

Silakan gulirkan ke bawah

Tokoh masyarakat Yalimo, Yanes Alitnoe, menyampaikan pernyataan sikap tegas terkait kasus itu. Ia menilai ucapan bernada rasis yang diarahkan kepada siswa Papua merupakan penghinaan serius terhadap martabat kemanusiaan.

“Kami mengutuk keras segala bentuk rasisme. Ujaran seperti itu tidak hanya menyakitkan, tetapi juga melanggengkan diskriminasi rasial yang harus dihentikan,” tegas Yanes.

Meski mengecam keras tindakan rasisme, Yanes menyesalkan aksi kekerasan yang menyusul insiden tersebut. Menurutnya, melampiaskan kemarahan dengan tindakan anarkis justru memperkeruh suasana dan memperpanjang penderitaan masyarakat.

Ia mendesak pihak sekolah serta pemerintah daerah Yalimo segera mengambil langkah nyata, baik melalui mediasi, pembinaan, maupun sanksi tegas terhadap pelaku ujaran rasis. Selain itu, ia juga meminta aparat keamanan memastikan kondisi tetap kondusif agar konflik tidak meluas.

Lebih jauh, Yanes mengajak seluruh masyarakat Yalimo — baik pendatang maupun orang asli Papua — untuk menolak ujaran kebencian dan membangun ruang hidup bersama yang saling menghargai.

“Papua adalah tanah damai. Segala tindakan yang merusak kebersamaan dan merendahkan martabat manusia harus dihentikan demi masa depan generasi muda,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Yalimo maupun Polres Yalimo belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai langkah penanganan kasus ini.
Publik kini menantikan kejelasan sikap pemerintah dalam meredam gejolak sosial dan memastikan keadilan ditegakkan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.