Koma.id– Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa gelombang demonstrasi yang merebak belakangan ini dipicu oleh kesalahan pengelolaan kebijakan fiskal dan moneter, yang menimbulkan tekanan ekonomi pada masyarakat.
Menurutnya, ekonomi masyarakat semakin tercekik akibat lambatnya pemerintah dalam membelanjakan anggaran dan kebiasaan menempatkan dana di Bank Indonesia (BI).
Peternak Menjerit Gegara Harga Telur Anjlok
Purbaya menjelaskan, meskipun suku bunga rendah, pasokan uang di sistem perekonomian justru mengetat dan bahkan masuk ke zona negatif.
HSBC Masih Lihat Potensi Kenaikan Emas
Dia mengungkapkan bahwa sempat terjadi perbaikan pada 2025 hingga April dengan pertumbuhan uang mencapai 7 persen. Namun, kondisi kembali tertekan pada periode Mei-Agustus. Tidak hanya menyoroti kebijakan lama, Purbaya juga menyindir sikap diam Komisi XI DPR yang menurutnya turut berkontribusi pada masalah ini.
Sebagai langkah perbaikan, Purbaya berjanji akan mengubah arah kebijakan dengan mempercepat belanja anggaran dan mengalihkan dana dari bank sentral kembali ke perbankan.







