Koma.id– Plitisi PDIP, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menilai gelombang aksi demonstrasi yang terjadi dipicu oleh ketakutan pemerintah dan DPR untuk berhadapan langsung dengan rakyat. Menurutnya, tragedi driver ojek online, Affan Kurniawan, yang terlindas kendaraan taktis Brimob tidak akan terjadi bila sejak awal aspirasi massa diterima dan dicarikan solusi.
Ahok juga menuntut pemerintah tidak hanya fokus menarik pajak dari rakyat, melainkan berani mendengar dan menampung aspirasi mereka.
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (FORMAPPI), Lucius Karus, juga menyatakan bahwa DPR dinilai tidak bijak dalam memberikan respons terhadap aksi massa yang berlangsung.
Menurutnya, selama empat hari massa berada di kompleks parlemen, DPR sebagai lembaga tidak menjumpai massa atau memberikan tanggapan resmi atas tuntutan yang disampaikan para pengunjuk rasa.
Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani turut menyampaikan duka cita dan permintaan maaf atas tewasnya Affan Kurniawan. Ia mengakui DPR belum sepenuhnya menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat dan berkomitmen untuk berbenah serta membuka ruang komunikasi yang sehat dengan masyarakat.
Arifki Anggap Wajar PKB Gelisah, Politik Dua Kaki PDIP Bisa Gerus Posisi Tawar Partai Koalisi







