Koma.id | Makassar – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menegaskan kembali komitmen partainya dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto secara total dan tanpa basa-basi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambutan pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem di Makassar, Jumat (08/08).
“Partai NasDem adalah partai pendukung yang ikut dalam koalisi pemerintahan Prabowo. Dukungan ini bukan sekadar lip service, tapi totalitas dengan ketulusan dan kesungguhan hati,” ujar Paloh.
Paloh menyebut dukungan NasDem terhadap Prabowo dilandasi oleh kesadaran atas kompleksitas persoalan bangsa. Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh potensi anak bangsa untuk menghadapi tantangan nasional.
“Kita memahami betapa kompleksnya permasalahan bangsa. Maka diperlukan kekuatan untuk mensinergikan seluruh potensi yang ada,” ucapnya.

Rakernas kali ini mengusung tema “Kemandirian Berpikir untuk Kemajuan Bangsa”, yang menurut Paloh menjadi landasan sikap politik NasDem dalam mendukung pemerintahan.
Meski menyatakan dukungan penuh, Paloh menegaskan bahwa NasDem tetap akan bersikap objektif terhadap kebijakan pemerintah. Ia menyebut partainya tidak akan segan memberikan masukan jika ada program yang dinilai kurang tepat.
“Kalau yang baik, jalankan dan teruskan. Tapi kalau ada yang kurang pas, jangan segan untuk menyampaikan dan memperbaiki bersama,” tegas Paloh.
Paloh juga menyinggung posisi NasDem yang tidak mengisi kursi di Kabinet Merah Putih. Ia menyebut keputusan tersebut sebagai bentuk “tahu diri” dan budaya malu yang dijunjung partai.
“Kenapa kami tidak ada dalam kabinet rezim Prabowo? Karena kami tahu diri. Ada budaya malu bagi kami,” kata Paloh dalam pernyataan sebelumnya di Denpasar, Bali.
Rakernas Partai NasDem di Makassar dihadiri oleh sekitar 5.000 kader dari seluruh Indonesia. Kota Makassar dipilih sebagai lokasi Rakernas karena keberhasilan NasDem menempatkan kader-kadernya sebagai pemenang dalam pilkada di Sulawesi Selatan.









