Koma.id | Magelang – Perayaan Tri Suci Waisak 2569 BE/2025 yang dipusatkan di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, berlangsung dengan pengamanan ketat. Sedikitnya 1.400 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar, terutama pada puncak perayaan Senin (12/5/25) malam ini.
Kapolresta Magelang, Kombes Pol Herbin Sianipar, menyampaikan bahwa pengamanan melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, Damkar, Satpol PP, Dishub, BPBD, serta panitia dan petugas keamanan internal kawasan Candi Borobudur.
“Kami bersinergi dengan berbagai pihak untuk memastikan seluruh rangkaian acara, mulai dari kedatangan peserta hingga kegiatan sosial seperti pengobatan gratis, dapat berlangsung dengan lancar tanpa gangguan keamanan,” ujar Herbin.
Sejak pagi, kepadatan kendaraan mulai terlihat di sekitar Candi Borobudur dan Candi Mendut, lokasi utama perayaan Waisak. Rekayasa lalu lintas pun diberlakukan, dengan sistem buka-tutup di jalur menuju kawasan candi.
Namun, saat kirab Waisak berlangsung pada Senin siang pukul 14.00 WIB, jalur menuju kedua candi akan ditutup total. Prosesi kirab ini merupakan salah satu tradisi utama dalam Waisak Nasional, di mana ribuan peserta berjalan dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, sambil membawa relik Sang Buddha.
Brigadir Rizka Divonis 10 Tahun Penjara
Menurut Kabagops Polresta Magelang, Kompol Eko Mardianto, pola pagar betis akan diterapkan sepanjang rute perjalanan kirab.
“Peserta kirab jumlahnya ribuan, sehingga kita sudah siapkan pola pengamanan agar jalannya prosesi tetap kondusif,” kata Eko.
Selain itu, beberapa ruas jalan akan dilakukan penutupan sementara, dengan pengalihan arus untuk menghindari kemacetan. Informasi mengenai rekayasa lalu lintas telah disampaikan kepada masyarakat melalui berbagai saluran, termasuk media sosial.
Puncak perayaan Tri Suci Waisak akan berlangsung di pelataran Candi Borobudur pada Senin malam, dengan detik-detik Waisak jatuh tepat pada pukul 23.55.29 WIB.
Sebelum momen sakral tersebut, rangkaian acara akan diawali dengan ritual pelepasan lampion yang dimulai pukul 19.00 WIB. Pelepasan lampion menjadi salah satu bagian yang paling dinanti oleh umat Buddha dan wisatawan, sebagai simbol harapan dan doa dalam perayaan Waisak.
Dengan pengamanan yang disiapkan secara maksimal, perayaan Waisak 2025 di Candi Borobudur diharapkan berlangsung khidmat dan lancar, memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi para peserta dan umat Buddha yang merayakannya.








