Koma.id, Jakarta – Pernyataan kontroversial yang dilontarkan oleh sosok yang dikenal sebagai Gus Fuad Plered masih menjadi sorotan nasional dan memantik gerakan aksi demo turun kejalan.
Beredar flayer yang isinya rencana aksi 194 jaga kebhinnekaan mendesak tangkap dan penjarakan Fuad Plered pada hari Sabtu tanggal 19 April 2025 jam 12.30 wib didepan Mabes Polri Keb Baru Jaksel.
Aksi dipimpin oleh KH. Awit Masyhuri selaku Koordinator GEMA PEKA dan Buya Husein selaku korlap serta Ustadz Very Kustanto sebagai Wakorlap.
Sementara itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta semua pihak menahan diri dan tidak terpancing provokasi, imbas polemik pernyataan Fuad Riyadi alias Fuad Plered yang dinilai menghina Habib Idrus bin Salim Aljufri alias Guru Tua.
Ketua PBNU Ahmad Fahrurrozi mengatakan bahwa perbedaan pendapat bisa diselesaikan dengan mudah asal semuanya bisa menahan diri dengan kepala dingin.
ISESS Dukung Kortas Tipikor Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara dan Desak Penyidikan Diperluas
Sedangkan tokoh agama di Bondowoso, Gus Nawawi Maksum meminta masyarakat tidak terprovokasi dengan polemik tersebut. Apalagi memberikan reaksi yang berlebihan. Sebab kata dia, reaksi yang berlebihan tidak akan menjadi solusi dan jalan keluar. Tapi justru akan menimbulkan masalah baru.







