Koma.id | Gunungkidul – Libur Lebaran kali ini meninggalkan pengalaman tak terlupakan bagi Liana Purwati, seorang pengendara sepeda motor asal Jakarta. Bersama suami dan anaknya, Liana berencana mudik ke kampung halaman suami di Kecamatan Ngawen, Gunungkidul, Yogyakarta. Namun, rencana mulus tersebut terganggu ketika ban sepeda motornya bocor di tengah perjalanan.
Kondisi ini menjadi semakin sulit karena terjadi di siang hari, saat sebagian besar bengkel tutup karena perayaan Lebaran. Akibatnya, Liana dan suaminya terpaksa menuntun motor sejauh beberapa kilometer di bawah terik matahari.
Beruntung, mereka tiba di Pos Pam Hargodumillah, Gunungkidul, di mana petugas polisi dan relawan segera memberikan bantuan.
Para petugas membantu mengangkut sepeda motor tersebut menggunakan mobil patroli ke tukang tambal ban terdekat. Sementara itu, Liana dan keluarganya diminta beristirahat di mini rest area yang telah disediakan di lokasi tersebut.

“Tadinya mau ke Ngawen, Gunungkidul, ke rumah bapak. Pas di jalan terasa berat, ternyata ban bocor. Alhamdulillah, sampai di pos mudik ini langsung dibantu polisi dan relawan. Mereka menyuruh kami istirahat supaya tidak kepanasan dan membawa motor kami untuk ditambal. Terima kasih, Pak Polisi,” ujar Liana Purwati dengan rasa syukur.
Menurut Kapospam Hargodumillah, Ipda Paryadi, kasus seperti yang dialami Liana bukanlah hal yang jarang terjadi. Selama libur Lebaran, pihaknya mencatat peningkatan drastis jumlah kendaraan yang melintas ke Gunungkidul, rata-rata mencapai 1.000 kendaraan per jam. Sebagian besar kendaraan tersebut adalah sepeda motor dan mobil pribadi yang menuju kawasan Pantai Selatan.
Polisi yang berjaga di pos ini dilengkapi jaringan bengkel rekanan untuk membantu pengendara yang mengalami kendala teknis selama perjalanan.
“Hari ini saja sudah ada tujuh kendaraan yang mengalami ban bocor. Jika kendala berat, montir bengkel akan datang ke lokasi. Namun, jika memungkinkan, kendaraan akan kami angkut dengan mobil patroli ke benkel,” jelas Ipda Paryadi.








