Koma.id, Jakarta – Publik masih menyoroti peristiwa bentrok antara warga Kampung Sembulang Hulu, Pulau Rempang-Galang, Kepulauan Riau dengan pekerja PT MEG pada Selasa lalu (17/12/2024).
Nofita Putri Manik dari Tim Advokasi Solidaritas Nasional untuk Rempang menyatakan beberapa warga mengalami luka-luka dalam insiden tersebut, termasuk seorang anak di bawah umur yang menjadi korban penganiayaan.
HSBC Masih Lihat Potensi Kenaikan Emas
Mereka berharap laporan ini dapat segera ditindaklanjuti dan pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.
Sementara itu, Menurut Ahlul Fadli, Dinamisator Koalisi Solidaritas Riau untuk Rempang, model kekuasaan kekerasan yang dirasakan oleh masyarakat Pulau Rempang tidak sejalan dengan pidato Presiden Prabowo yang hanya sebatas ucapan tanpa tindakan hukum konkret.
Hal sama disampaikan tokoh adat Melayu, Sultan Hendra Syafri Riayat Syah dan Dato’ Perdana Abdul Malik, yang mengecam keras aksi kekerasan yang melibatkan penyiksaan dan penganiayaan terhadap delapan warga Rempang.
Sultan Hendra juga meminta agar aparat keamanan meningkatkan perlindungan terhadap warga Rempang yang saat ini hidup dalam ketakutan.







