Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasionalPolitik

PDIP Putar Haluan Anies Tersingkir, Cuitan Lama Ridwan Kamil Jadi Bumerang

Views
×

PDIP Putar Haluan Anies Tersingkir, Cuitan Lama Ridwan Kamil Jadi Bumerang

Sebarkan artikel ini
Demi Pilkada Jakarta, PDIP dan Anies Seolah Kawin Paksa

Koma.id Menjelang Pilkada 2024, Jakarta menjadi panggung drama politik yang semakin memanas. Di tengah hiruk-pikuk spekulasi, nasib Anies Baswedan masih menjadi tanda tanya besar. Publik, dengan penuh antusiasme dan kecemasan, menanti apakah PDIP akan merangkul mantan Gubernur DKI Jakarta ini atau justru memilih jalan lain. Meski sebelumnya nama Anies Baswedan santer beredar sebagai pasangan duet dengan Rano Karno, PDIP tiba-tiba batal mengumumkan jagoannya di Pilgub Jakarta. Ini memunculkan teka-teki baru: apakah Anies benar-benar ada dalam daftar?

Isu lain yang lebih mengejutkan berembus dari Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey, yang menyebut partainya lebih condong ke Pramono Anung sebagai calon gubernur. Pramono disebut-sebut akan berduet dengan Rano Karno, meninggalkan Anies dalam bayang-bayang ketidakpastian. Sementara itu, di sudut lain, Ridwan Kamil justru panen kecaman dari netizen. Cuitannya yang mengkritik warga Jakarta membuat suasana semakin panas, ditambah lagi dengan jejak digital yang menyeret cuitan lawasnya di platform X yang berbau kontroversi seksual.

Silakan gulirkan ke bawah

Tak hanya Jakarta yang menjadi sorotan. Di Jawa Tengah, PDIP sudah resmi mengusung Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa sebagai calon gubernur. Kehadiran Kepala LKPP Hendrar Prihadi atau Hendi sebagai calon wakil gubernur semakin memperkuat posisi PDIP di wilayah tersebut. Namun, tak ketinggalan, Irjen Kementerian Perdagangan, Komjen Pol Ahmad Luthfi, siap melawan dengan mengundurkan diri dari Polri untuk maju sebagai bakal calon gubernur Jawa Tengah.

Sementara itu, di Jawa Timur, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari Bisowarno, mengonfirmasi bahwa partainya akan bersekutu dengan PKB untuk menantang petahana. Suasana Pilkada di Jawa Timur pun dipastikan akan semakin sengit.

Di Banten, dukungan partai tak kalah menarik. Airin-Ade Sumardi berhasil mendapatkan dukungan resmi dari PDIP dan Partai Gelora. Namun, Golkar justru mengambil langkah berbeda dengan mengusung Andra Soni-Dimyati Natakusumah. Drama politik di Banten ini pun membuat persaingan semakin kompleks dan penuh intrik.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.