Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Berita

Keteladanan Gubernur Ahmad Luthfi di Soekarno Run Disebut Budayawan Jadi Simbol Kepemimpinan Humanis

Views
×

Keteladanan Gubernur Ahmad Luthfi di Soekarno Run Disebut Budayawan Jadi Simbol Kepemimpinan Humanis

Sebarkan artikel ini
Whatsapp Image 2026 06 29 At 21.14.24

Koma.id Budayawan sekaligus pemerhati Jawa Tengah, Budiyanto Hadinegoro, mengapresiasi sikap Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang dinilainya menunjukkan keteladanan nyata sebagai pemimpin sekaligus ayah saat mengikuti Soekarno Run 2026 di Kota Surakarta, Minggu (28/6/2026). Aksi Ahmad Luthfi yang mendorong kursi roda putranya, Mohammad Alif Daffa, sepanjang rute 5K Fun Run dinilai membawa pesan kuat tentang kepemimpinan yang humanis dan inklusif.

Budiyanto mengatakan, kehadiran Ahmad Luthfi bersama putranya bukan sekadar menggambarkan keharmonisan keluarga, tetapi juga menjadi simbol kepedulian terhadap penyandang disabilitas. Menurutnya, seorang pemimpin dapat memberikan pengaruh besar melalui keteladanan yang diperlihatkan di tengah masyarakat.

Silakan gulirkan ke bawah

“Apa yang ditunjukkan Pak Ahmad Luthfi merupakan keteladanan yang sangat berarti. Beliau hadir bukan hanya dalam kapasitas sebagai gubernur, tetapi juga sebagai seorang ayah yang memperlihatkan kasih sayang, penghormatan kepada penyandang disabilitas, sekaligus memberi contoh bahwa semangat inklusivitas harus dimulai dari lingkungan keluarga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Budiyanto.

Ia menilai, kepemimpinan tidak hanya diukur dari kebijakan yang dihasilkan, tetapi juga dari sikap dan tindakan yang mampu menginspirasi masyarakat. Menurutnya, contoh nyata yang diperlihatkan seorang pemimpin sering kali memiliki dampak yang lebih kuat dibandingkan sekadar penyampaian pesan secara lisan.

Dalam ajang Soekarno Run 2026 yang diikuti sekitar 7.500 peserta dari berbagai kalangan, Ahmad Luthfi memilih membaur dengan peserta tanpa menonjolkan atribut jabatannya. Selama mengikuti kategori 5K Fun Run, ia mendampingi putranya dengan mendorong kursi roda sekaligus berlari bersama para sahabat disabilitas. Momen tersebut dinilai mempertegas komitmennya dalam mendorong terwujudnya Jawa Tengah yang semakin ramah dan inklusif.

Budiyanto juga menilai langkah Ahmad Luthfi sejalan dengan semangat Soekarno Run 2026 yang mengusung tema “Berlari di atas kaki sendiri”, yakni memberikan ruang dan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan kondisi fisik maupun latar belakang.

“Seorang pemimpin akan lebih dikenang bukan hanya karena kebijakan yang dibuatnya, melainkan karena keteladanan yang mampu ia tunjukkan. Saat seorang gubernur berjalan bersama putranya yang merupakan penyandang disabilitas di tengah ribuan peserta, pesan kemanusiaan yang disampaikan menjadi jauh lebih kuat daripada sekadar pidato,” katanya.

Ia berharap nilai kepedulian, kesetaraan, dan penghormatan terhadap penyandang disabilitas yang tercermin dalam kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun lingkungan yang inklusif.

Soekarno Run 2026 digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno dan diikuti sekitar 7.500 peserta dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut mempertandingkan empat kategori, yakni 10K, 5K Speed Run, 5K Fun Run, dan 1,1K Kids Dash, dengan peserta yang berasal dari kalangan pelari rekreasional, atlet, pejabat publik, sahabat disabilitas, hingga anak-anak.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi juga membakar semangat peserta dengan mengutip pidato Presiden pertama RI, Soekarno. Ia mengajak seluruh peserta menjadikan olahraga sebagai sarana mempererat persatuan, memperkuat kebersamaan, serta menggelorakan semangat positif bagi Kota Surakarta, Jawa Tengah, dan Indonesia.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.