Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
HeadlinePolitik

Akankah Anies Baswedan Masuk Kandang Banteng?

Views
×

Akankah Anies Baswedan Masuk Kandang Banteng?

Sebarkan artikel ini
Besok Agenda Sidang Putusan, Pihak MK Panggil Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud

Koma.id Pesta demokrasi Pilkada 2024 semakin mendekat, namun teka-teki politik yang mengelilinginya masih menggantung di udara. Siapa sangka, nama Anies Baswedan, yang sebelumnya identik dengan oposisi, kini jadi perbincangan hangat di internal PDIP. Desas-desus yang beredar, PDIP tengah mempertimbangkan Anies sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta.

Namun, hingga kini, kepastian itu masih abu-abu. Pengamat politik pun menyarankan agar Anies segera merapat ke Megawati, belajar dari cara Edy Rahmayadi yang mampu merebut hati partai berlambang banteng itu.

Silakan gulirkan ke bawah

Tak hanya itu, Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, ikut menambah panas suasana dengan meminta PDIP untuk segera mengusung Anies sebagai calon gubernur Jakarta.

Namun, di sisi lain, Partai Amanat Nasional (PAN) tetap pada jalurnya, mendukung penuh pasangan Ridwan Kamil-Suswono meski revisi UU Pilkada batal disahkan DPR RI.

Ridwan Kamil sendiri menyambut baik keputusan MK terkait ambang batas pencalonan kepala daerah, menyatakan bahwa putusan tersebut membuka pintu bagi lebih banyak calon untuk bersaing.

Berpindah ke Jawa Tengah, intrik politik tak kalah panas. Partai Gerindra yang sebelumnya dikabarkan mendukung Kaesang Pangarep, tiba-tiba membelokkan arah dengan mengusung Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

Namun, mantan Ketua MK, Jimly Asshiddiqie, memberikan analisis berbeda. Menurutnya, Kaesang masih punya peluang untuk maju, asalkan PKPU baru yang mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi belum ditetapkan hingga 27 Agustus 2024. Jika tidak, Kaesang bisa berlaga dengan aturan lama.

Sementara itu, di Jawa Timur, pasangan petahana Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak bersiap untuk mendaftarkan diri pada 28 Agustus mendatang. Mereka mendapat tambahan amunisi dengan dukungan resmi dari Partai Gerindra. Namun, lawan dari koalisi PKB dan PDIP masih belum jelas.

Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, Budi Sulistyono, mengungkapkan bahwa partainya tengah mempersiapkan kader internal untuk diusulkan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur, meskipun waktu pendaftaran hanya tinggal beberapa hari lagi.

Pilkada 2024 benar-benar menjadi arena pertarungan politik yang penuh intrik dan strategi. Nama-nama besar masih terjebak dalam teka-teki yang belum terjawab, sementara waktu terus berjalan menuju hari penentuan. Apakah Anies akan benar-benar diusung PDIP? Apakah Kaesang masih bisa masuk gelanggang Pilkada?

Lalu bagaimana nasib koalisi PDIP-PKB di Jawa Timur? Semua pertanyaan ini masih menunggu jawabannya, menjadikan Pilkada 2024 sebagai salah satu perhelatan politik paling dinamis dan menegangkan dalam sejarah Indonesia.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.