Koma.id– Dinamika politik jelang Pilkada Serentak 2024 semakin ‘menggila’. Isu penjegalan Anies Baswedan kian memanas, dengan rumor bahwa PKS akan menarik dukungannya. Kabar ini langsung membuat para relawan Anies tak tinggal diam. Mereka berbondong-bondong menyambangi Kantor DPP PKS, menuntut agar partai tersebut tetap konsisten mengusung Anies dalam Pilkada Jakarta 2024. Di sisi lain, Partai Negoro mencium aroma tak sedap-sebuah sinyal kuat bahwa upaya menjegal Anies ini diduga untuk membuka jalan bagi Kaesang Pangarep untuk ikut bertarung di panggung politik ibu kota.
Namun, bukan hanya itu yang jadi sorotan. Publik kini mengarahkan pandangannya pada sosok misterius bakal cawagub Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta. Nama dengan inisial ‘S’ dari PKS beredar luas, dan dugaan kuat mengarah pada Suswono, Ketua Majelis Pertimbangan Pusat PKS, sebagai kandidat kuat untuk mendampingi Kang Emil.
Di Jawa Tengah, situasinya tak kalah panas. Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul, memberikan sinyal tegas bahwa mantan Panglima TNI (Purn.) Andika Perkasa siap bertarung melawan Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng 2024. Sementara itu, di Jawa Timur, peluang calon tunggal makin terbuka lebar setelah Partai NasDem dikabarkan merapat ke kubu pasangan petahana Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak.
Polres Metro Jakarta Utara Musnahkan 9,9 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp15 Miliar
Tak ketinggalan, persaingan di Pilkada Sumut juga semakin ‘membara’. Bobby Nasution dan Edy Rahmayadi kini saling bersaing ketat, membuat Pilkada Sumut menjadi salah satu yang paling dinantikan dalam kontestasi politik tahun ini. Semua mata tertuju pada siapa yang akan keluar sebagai pemenang di berbagai daerah ini, dengan manuver politik yang semakin sulit ditebak.








