Koma.id, Jakarta – Peringatan Malari 50 tahun bersamaan dengan HUT Indemo (Indonesia Demokrasi Monitor) ke 24 kembali digelar di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM) Menteng Jakarta Pusat.
Kegiatan yang bakal dihadiri ratusan aktivis dari berbagai angkatan dan daerah tersebut akan mengambil tema “Pertahankan Demokrasi” dan akan digelar pada Senin 15 Januari jam 11.00 s.d 15.00 wib.
Sebelumnya peringatan Malari bertajuk “Menolak Lupa, Pertahankan Demokrasi”. Adapun peristiwa malari turut mengantarkan Hariman serta sejumlah tokoh lain menginap di hotel Prodeo.
Diketahui, Peristiwa malari merupakan aksi penolakan mahasiswa terhadap modal asing pada masa Orde Baru. Peristiwa yang terjadi pada 1974 berbuntut pada kemarahan Presiden Soeharto yang memberangus pers dan menangkap sejumlah tokoh.
Tak sedikit kalangan yang menengarai peristiwa yang berbuntut pada aksi kerusuhan di Jakarta tak lepas dari friksi antara Ali Moertopo dan Soemitro selaku Pangkopkamtib.
Kerusuhan malari membawa dampak pada pembatasan aktivitas diskusi-diskusi di kampus. Banyak kampus dilarang menggelar demontrasi hingga pada penghujung rezim Orde Baru, pergerakan mahasiswa dan masyarakat menggulingkan Orde Baru sekaligus menandai berakhirnya rezim militeristik hingga terjadi reformasi 1998.









