Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Keamanan

Pakai Kacamata Kuda, Kajian ICW Terlalu Subjektif!

Views
×

Pakai Kacamata Kuda, Kajian ICW Terlalu Subjektif!

Sebarkan artikel ini
Pakai Kacamata Kuda, Kajian ICW Terlalu Subjektif!

Koma.id Pembubaran aksi massa menggunakan gas air mata oleh Kepolisian pada 7 September 2023 di Pulau Rempang adalah tindakan preventif untuk menjaga ketertiban dan keamanan.

Meskipun ada yang mengalami gangguan penglihatan karena tembakan gas air mata, namun  langkah kepolisian itu meski dilakukan pasalnya ancaman kematian sangatlah dekat.

Silakan gulirkan ke bawah

Mengingat saat melakukan sweeping massa membekali diri dengan alat-alat berbahaya yakni ketapel, batu, senjata tajam hingga bom molotov. Sementara dari pihak kepolisian sendiri, tidak ada yang menggunakan senjata, tetapi hanyalah tameng pelindung diri.

Ketegangan sering terjadi ketika ada persinggungan antara warga yang menempati suatu wilayah dengan Proyek Strategis Nasional. Dalam hal ini, aparat kepolisian harus mengambil tindakan tegas untuk mengendalikan situasi agar tidak meruncing menjadi lebih buruk.

Selanjutnya, soal kajian dilakukan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Trend Asia yang mengungkapkan potensi kecurangan dalam proses pembelian gas air mata oleh Polri senilai Rp2,01 triliun perlu dilihat dengan lebih cermat, jangan dengan kacamata kuda.

Pasalnya anggaran yang digunakan untuk membeli gas air mata menunjukkan komitmen Polri untuk menjaga ketertiban dalam situasi terdesak dan mengendalikan situasi agar tidak meruncing masalah menjadi lebih buruk.

Jadi, persinggungan antara warga yang menempati suatu wilayah dengan Proyek Strategis Nasional memang dapat menimbulkan ketegangan. Namun, perlu dicatat bahwa tindakan kekerasan dari pihak warga juga bisa memicu respons tegas dari aparat kepolisian. Jadi dengan menggunakan ‘kacamata kuda’ maka kajian ICW ini bisa terlihat sangatlah subjektif.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.