Koma.id– Polda Papua Barat berhasil menangkap sebanyak 11 buronan yang terlibat dalam kasus pembunuhan Kepala Distrik Kramamongga, Darson Hegemur. Dalam penggerebekan tersebut, empat dari mereka tewas akibat tindakan tegas polisi, sementara tujuh lainnya berhasil diamankan.
Kapolda Papua Barat, Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga, mengungkapkan empat pelaku yang tewas ditembak mati. Di antaranya, adalah Nason Hindom, Otis Hanaba, Simon Kramandondo, dan Neman Gewab. Simon Kramandondo disebut sebagai dalang di balik penganiayaan terhadap kepala distrik, pembakaran kantor distrik, serta dua sekolah.
KPK Amankan Istri Kedua Bupati Kuansing dalam OTT, Diduga Pakai Pajero Hasil Suap Jabatan
Nason Hindom berperan sebagai pembakar SD YPPK Lukas Mamur, pembakar Kantor Distrik Kramamongga, serta terlibat dalam penganiayaan kepala Distrik Kramamongga dan pembakaran panggung 17 Agustus. Otis Hanaba terlibat dalam pembakaran Kantor Distrik Kramongmongga, panggung 17 Agustus, dan SMP Negeri 4 Kokas Distrik Kramamongga.
Sementara Simon Kramandondo, selaku otak penggerak kasus penganiayaan kepala Distrik, pembakaran kantor Distrik, pembakaran SMP Negeri 4 Kokas Distrik Kramongmongga, pembakaran SD YPPK Lukas Mamur, dan Neman Gewab terlibat dalam pembakaran Kantor Distrik Kramamongga, penganiayaan Kepala Distrik Kramamongga, pembakaran SMP Negeri 4 Kokas Distrik Kramamongga, pembakaran SD YPPK Lukas Mamur, serta pembakaran panggung 17 Agustus,”
Selain keempat pelaku yang tewas, polisi juga berhasil menangkap tujuh tersangka lain dengan inisial YR (31), AK (60), NK (26), ET (40), KH (59), MT (39), dan SK (36). Lebih lanjut, polisi juga mengamankan warga dan anak-anak yang disandera oleh para pelaku.
Sebelumnya, serangan terhadap Kantor Distrik Kramamongga, Fakfak, pada tanggal 15 Agustus 2023, telah mengakibatkan kematian Kepala Distrik Kramamongga, Darson Hegemur. Kasus ini menciptakan kegemparan di wilayah tersebut, dan berkat usaha keras polisi, para pelaku akhirnya dapat diidentifikasi dan ditangkap.







