Koma.id – Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, mengungkapkan bahwa pelaku pembakaran dua kantor distrik dan sekolah di Kabupaten Fakfak adalah anggota atau terafiliasi dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Polisi sedang melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut karena beberapa saksi tidak kooperatif dan memberikan keterangan yang berubah-ubah. Tiga tersangka yang ditangkap pada tanggal 31 Agustus telah mengakui keterlibatan mereka dalam pembakaran dan penganiayaan yang mengakibatkan kematian kepala Distrik Kramomongga.
Pelaku juga merencanakan serangkaian pembakaran fasilitas publik, termasuk kantor distrik, sekolah, dan penganiayaan kepala distrik di Kabupaten Fakfak.
Polisi telah meningkatkan status penyelidikan ke tahap penyidikan dan mencari 21 orang lainnya yang terlibat dalam kejadian tersebut. Pengamanan di Kabupaten Fakfak diperketat untuk mempersempit ruang gerak para pelaku, dan masyarakat diimbau untuk memberikan informasi kepada polisi melalui Call Center 110.













