Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
KeamananRagam

Catat ! Video Polisi Berbahasa Cina Itu Pelatihan Rutin di Sebasa Lemdiklat Polri Bukan IKN, Simak Penjelasan Komplit dari Mabes Polri!

Views
×

Catat ! Video Polisi Berbahasa Cina Itu Pelatihan Rutin di Sebasa Lemdiklat Polri Bukan IKN, Simak Penjelasan Komplit dari Mabes Polri!

Sebarkan artikel ini
Catat ! Video Polisi Berbahasa Cina Itu Pelatihan Rutin di Sebasa Lemdiklat Polri Bukan IKN, Simak Penjelasan Komplit dari Mabes Polri!

Koma.id Sebuah video yang viral di platform Snack Video menggemparkan publik dengan narasi bahwa polisi berbahasa Cina sedang dipersiapkan untuk ditempatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun, Mabes Polri akhirnya angkat bicara untuk menjelaskan kebenaran di balik video tersebut.

Dalam video singkat yang tersebar, terlihat seorang polisi sedang mengikuti pelatihan bahasa Mandarin di dalam kelas. Narasi yang menyertainya membuat banyak orang berspekulasi bahwa pemerintah tengah mempersiapkan polisi berbahasa Cina untuk bekerja di IKN.

Silakan gulirkan ke bawah

Namun, Mabes Polri dengan tegas membantah klaim tersebut. Mereka menjelaskan bahwa polisi yang muncul dalam video tersebut sedang menjalani pelatihan rutin di Sebasa Lemdiklat Polri. Pelatihan bahasa asing seperti Mandarin adalah bagian dari upaya Polri untuk meningkatkan kemampuan anggotanya dalam berkomunikasi dalam bahasa asing, sehingga mendukung tugas-tugas operasional yang memerlukan penggunaan bahasa tersebut.

Ditegaskan bahwa tujuan pelatihan tersebut bukanlah untuk menempatkan polisi di IKN, melainkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kemampuan komunikasi anggota Polri dalam berbagai situasi. Klarifikasi ini diharapkan dapat menghentikan spekulasi yang beredar dan memberikan pemahaman yang lebih jelas terkait pelatihan rutin yang dilakukan oleh institusi Polri.

“Telah beredar sebuah video di akun “Snack Video @Riuwandira818” dengan narasi “SUDAH DIPERSIAPKAN POLISI BERBAHASA CINA DI IBU KOTA NUSANTARA (IKN)” Divisi Humas Polri memastikan video tersebut adalah HOAKS,” tulis akun @DivHumas_Polri dikutip.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.