Koma.id – Rencana bebasnya Eks Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dari penjara pada Senin (10/4/2023) batal dilakukan. Koordinator Nasional Sahabat Anas Urbaningrum, Muhammad Rahmad, mengungkap alasannya. Ia menjelaskan jadwal pembebasan terdakwa korupsi Wisma Atlet Hambalang tersebut mundur satu hari menjadi pada Selasa (11/4/2023).
Alasan mundurnya jadwal pembebasan Anas Urbaningrum tersebut, kata dia, karena faktor keamanan.
“Pembebasan AU yang direncanakan pada 10 April 2023, mundur sehari karena alasan keamanan dan kenyamanan saat penjemputan,” katanya Rabu (5/4/2023).
Golkar Dukung Polri Usut Tuntas Kasus Penyadapan Prabowo, Minta Diungkap Terang Benderang
Dia meminta agar pendukung Anas Urbaningrum yang sudah merencanakan penjemputan untuk menyesuaikan dengan jadwal tersebut.
Ia juga menyebutkan elemen yang bergabung bersama Sahabat Anas Urbaningrum, di antaranya PKN, PPI, KAHMI Nasional, KAHMI Jawa Barat, Kelompok Cipayung, KNPI, Jaringan Indonesia (JARI), Masyarakat Blitar Bersatu, Barisan Pendukung Anas, Forum Lintas Generasi, Pemuda Anti Kriminalisasi.
Rahmat mengatakan Sahabat Anas Urbaningrum dibentuk 15 Juli 2010 karena terpanggil oleh satu kesadaran bersama, yaitu menemani dan mengawal Anas dalam kiprahnya untuk Indonesia.
Di lain sisi, Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Raihan Ariatama mengatakan mereka telah siap menjemput Anas Urbaningrum.
Raihan menambahkan bahwa bebasnya Anas Urbaningrum disambut sukacita oleh para aktivis, terutama keluarga besar HMI.
“Mas Anas adalah bagian dari keluarga besar HMI, yang pernah menjadi Ketua Umum PB HMI. Bebasnya Mas Anas merupakan peristiwa yang menggembirakan bagi keluarga besar HMI,” katanya.













