Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Keamanan

6 Februari 2023, 10 Ribu Buruh Kepung DPR Tolak Isi Perppu Cipta Kerja

Views
×

6 Februari 2023, 10 Ribu Buruh Kepung DPR Tolak Isi Perppu Cipta Kerja

Sebarkan artikel ini
Said Iqbal
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal.

KOMA.IDPresiden Partai Buruh, Said Iqbal menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di DPR RI pada hari Senin, 6 Februari 2023 mendatang.

“Partai Buruh akan aksi besar-besaran tanggal 6 Februari 2023. Di DKI Jakarta akan dipusatkan di DPR RI yang diikuti mendekati 10.000 buruh,” kata Said Iqbal dalam konferensi persnya secara virtual, Jumat (27/1).

Silakan gulirkan ke bawah

Di dalam aksi unjuk rasa tersebut, Partai Buruh akan membawa satu isu utama. Yakni tentang ujaran penolakan terhadap isi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.

Sekaligus, mereka juga menolak rencana DPR RI yang akan membahas tentang Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

“Isu yang akan disampaikan hanya satu, yaitu menolak isi Perppu 2 tahun 2022, maupun rencana pembahasan terkait dengan RUU tentang omnibus law Cipta Kerja,” tegasnya.

Aksi unjuk rasa tersebut menurut Iqbal akan diikuti serentak secara nasional oleh puluhan ribu buruh. Khususnya di daerah industri yang ada di seluruh Indonesia.

“Aksi akan dilakukan serentak di beberapa daerah, antara lain ; Serang, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, Banjarmasin, Banda Aceh, Medan, Bengkulu, Batam, Pekanbaru, Ternate, Ambon, Kupang dan beberapa kota industri lainnya. Akan ada puluhan ribu buruh terlibat secara nasional,” ujarnya.

Alasan mengapa aksi tersebut dipusatkan di depan gedung DPR RI, karena Perppu Nomor 2 Tahun 2022 telah diserahkan oleh pemerintah kepada DPR RI untuk dibahas.

“Saat ini Perppu ini sudah diserahkan ke DPR, maka DPR harus berani bersikap untuk kepentingan buruh,” tegasnya.

Sementara terkait dengan aksi unjuk rasa itu, Iqbal menegaskan bahwa penanggung jawab aksi adalah Partai Buruh bersama dengan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

“Aksi ini akan diorganisir oleh FSPMI dan Partai Buruh,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.