Koma.id– Partai politik baru siap-siap gigit jari, pasalnya hasil survei Algoritma Research and Consulting menunjukkan, mayoritas publik lebih memilih partai parpol lama daripada yang baru.
Direktur Riset dan Program Algoritma, Fajar Nursahid, menyampaikan, survei dilakukan terhadap para responden yang belum pernah mengikuti pemilu pada Pemilu 2024. Pertanyaannya tertarik memilih parpol lama atau parpol baru?
Heboh! Investasi Bodong Koperasi BLN Putar Dana Rp4,6 Triliun, 41 Ribu Nasabah Jadi Korban
Hasilnya, 65,2% responden memilih parpol lama yang sudah pernah ikut pemilu dan 8% responden memilih parpol baru saat Pemilu 2024.
“Publik sudah nyaman dengan parpol lama. Mereka mungkin menimbang pengalaman, track record, tokoh, dan sebagainya,” kata Fajar, Senin (23/1/2023).
Algoritma Research and Consulting melakukan survei terhadap 1.214 responden pada 19 sampai 30 Desember 2022. Para responden menjalani wawancara tatap muka dengan kuesioner.
Margin of error survei plus minus 3% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Sementara itu, diketahui sebanyak 24 partai politik telah ditetapkan sebagai peserta pemilu 2024. Ada beberapa parpol baru, salah satunya Partai Ummat.













