Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Keamanan

Biadab! KKB Serang Rombongan Polisi di Yapen Papua, 3 Mobil Dibakar

Views
×

Biadab! KKB Serang Rombongan Polisi di Yapen Papua, 3 Mobil Dibakar

Sebarkan artikel ini
Biadab! KKB Serang Rombongan Polisi di Yapen Papua, 3 Mobil Dibakar

Koma.id Rombongan mobil milik Polisi di Kepulauan Yapen, Papua, diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Akibatnya, 3 unit mobil rombongan hangus terbakar.

Dalam video beredar, terlihat anggota KKB dengan menggunakan pakaian loreng dan membawa senjata laras panjang membakar mobil polisi. Sambil teriak, anggota KKB itu menembakkan senjata apinya.

Silakan gulirkan ke bawah

“Kami balas dendam karena pasukan TNI dan Polri bongkar markas saya,” teriak salah satu anggota KKB yang mengaku sebagai komandannya.

Dalam di video itu, KKB juga terlihat menyita beberapa unit handy talky (HT), laptop, beberapa foto serta kartu identitas milik aparat kepolisian yang ditinggalkan di lokasi kejadian. Diketahui, tak ada anggota Polri yang terluka dalam serangan itu.

“Ini barang-barang milik anggota TNI dan Polri yang melarikan diri pada saat kontak tembak dengan kami,” tutur mereka dalam video itu.

Diketahui pula video 2 menit 20 detik yang disebarkan KKB itu berlokasi di Simpang Sobeba, Distrik Yapen Utara, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua. Peristiwa itu terjadi, Selasa (13/12) sore.

Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih membenarkan 3 unit mobil milik polisi dibakar oleh KKB.

“Jadi mobil dinas kami dibakar sama mereka, yakni 1 unit truk, 1 unit strada dan 1 unit mobil patroli lalulintas,” ungkapnya.

Herzoni mengungkapkan kejadian itu terjadi ketika anggotanya hendak membuka pemalangan jalan penghubung antara Yapen Utara dengan Kota Serui. Lalu dalam perjalanan rombongan polisi dicegat KKB.

Herzoni mengungkapkan saat itu KKB melakukan serangan tembakan membabi buta dari ketinggian. Hal itu membuat personel Polri lebih memilih mundur ketimbang memaksa untuk melawan.

“Anggota saat itu membalas tembakan. Hanya lokasi KKB diketinggian dan acak membuat anggota lebih memilih mengamankan diri. Apalagi KKB menggunakan bom rakitan atau molotop dengan bahan misi,” ujarnya.

Herzoni menambahkan tak ada polisi yang menjadi korban atas insiden itu. Kini seluruh personel polri telah dievakuasi dari lokasi kejadian.

“Tapi ada 1 korban masyarakat sipil yang ditembak KKB,” lugasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.