Koma.id – Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran di Padepokan Garuda Yaksa, Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas perkembangan terkini perekonomian nasional serta berbagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.
Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair 20 Juli
Dalam pertemuan itu, Dewan Ekonomi Nasional menyampaikan sejumlah masukan kepada Presiden Prabowo mengenai upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Selain membahas kondisi ekonomi nasional, DEN juga melaporkan perkembangan penyempurnaan GovTech sebagai bagian dari percepatan transformasi digital pemerintahan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, penyempurnaan GovTech diarahkan untuk menghadirkan layanan pemerintahan yang semakin terintegrasi dengan dukungan data yang lebih akurat.
Nelayan Kapal di Atas 30 GT Bakal Nikmati Solar Rp15.000 per Liter, Subsidi Ditanggung BPDP
“DEN juga melaporkan perkembangan penyempurnaan GovTech sebagai bagian dari percepatan transformasi digital pemerintahan,” kata Teddy, dikutip Rabu (15/7/2026).
Menurut Teddy, sistem pemerintahan yang semakin terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan ketepatan sasaran berbagai program pemerintah.
“Sehingga meminimalkan kesalahan sasaran, memperkuat efektivitas penyaluran bantuan, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin modern, efisien, dan transparan,” ujarnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah menteri dan anggota Dewan Ekonomi Nasional, di antaranya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Hadir pula anggota Dewan Ekonomi Nasional Mari Elka Pangestu, Chatib Basri, Firman Hidayat, Tubagus Nugraha, dan Pantro Pander Silitonga.
Selain itu, Asisten Khusus Presiden Dirgayuza Setiawan dan Agung Gumilar juga mengikuti pertemuan tersebut.
Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo bersama Dewan Ekonomi Nasional menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui kebijakan yang adaptif, sekaligus mempercepat transformasi digital pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas program pemerintah, dan tata kelola yang lebih transparan.











